Profil Pastor Paroki

Romo Lammarudut Hot Paian Hariono Chaeli Sihombing, CICM

romo lamma

Ditahbiskan menjadi Imam di Jakarta 22 Agustus 2013, tepatnya di Gereja Santo Arnoldus Bekasi oleh Mgr Ignatius Suharyo,  Uskup  Keuskupan Agung Jakarta. Sejak ditahbiskan Romo Lamma, begitu beliau biasa disapa, langsung ditugaskan di Paroki Ciledug sejak tanggal 1 November 2013. Dan mulai tanggal 14 Juni  2014 beliau mendapat tugas sebagai Pastor Kepala di Paroki Ciledug. Berikut pesan Natalnya  pada tahun 2013, sebulan setelah berada di Ciledug: Saat kita dalam badai, ingatlah suka dan duka datang silih berganti. Jadi jalanilah setiap keadaan dengan tekun, sabar dan andalkan Tuhan. “The pain passes , (but) the beauty remains (Rasa sakit akan berlalu, tetapi keindahan tetap bertahan),” pesan Romo Lamma mengutip kata-kata pelukis Perancis, Auguste Renoir. Jangan menyerah di saat kita harus tetap berjuang. Ada waktu di mana Tuhan ingin melihat ketekunan kita. Ketika kita tetap melakukan yang terbaik justru di saat kita dalam keadaan tertekan, kita akan melihat kuasa Tuhan bekerja dalam hidup kita dan memberi kekuatan baru. Bagaimanapun keadaan kita, yuuuk tetap sehati-sejiwa untuk mewujudkan kehendak Tuhan di Bumi Ciledug tercinta.

 

Pastor  Manuel  V. Valencia, CICM

romo nuel

Romo Noel, begitu ia biasa disapa. Pria kelahiran Filipina ini ditahbiskan menjadi Imam tahun 1971. Tiba di Makassar tahun 1972, Romo Noel mengawali karya misinya di Indonesia . Pada tahun itu juga, setelah menyelesaikan persiapan, terutama belajar bahasa Indonesia, beliau bertugas di Paroki Hati Maria Tak Bernoda, Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, sampai dengan tahun 1978. Selanjutnya beliau berpindah-pindah tugas  di Keuskupan Agung Makasar, yakni di Paroki Diaspora Maluku Utara, Paroki Wilibrodus Ternate, Paroki Fransiskus Xaverius Mesawa Toraja Barat, dan Santo Petrus Mamasa. Baru di tahun 1987 beliau  diutus membuntu berkarya di Keuskupan Jayapura di paroki Santo Yusuf Eno Rotali sampai dengan tahun 1995. Sempat kembali ke Filipina tahun 1995-1997 untuk bertugas di Skolastikat Theologi Konggregasi CICM. Tahun 1997 kembali berkarya di Indonesia di Paroki Santa Maria Tak Bernoda Biak sampai dengan tahun 1998. Selanjutnya berpindah tugas di Paroki Koyes Skanto Jayapura sampai dengan tahun 2002. Tahun 2003 kembali ke Makassar untuk bertugas di Paroki St Paulus Tello sampai dengan tahun 2009. Setelah berkeliling di Keuskupan Agung Makassar dan Keuskupan Jayapura, tibalah giliran tugas di Keuskupan Agung Jakarta, yaitu tahun 2009- 2014 di Paroki Slipi Gereja Kristus Salvator, dilanjutkan berkarya di Provinsialat CICM Indonesia di Jakarta. Tanggal 15 Januari 2016 menjadi awal Pastor Noel membantu karya pelayanan Konggregasi CICM sebagai Pastor rekan di Paroki Ciledug Gereja Santa Bernadet.