Gereja Bernadet Berbagi Takjil dengan Melibatkan Warga Sekitar

4 Mei 2021
  • Bagikan ke:
Gereja Bernadet Berbagi Takjil dengan Melibatkan Warga Sekitar

Membagi takjil untuk warga yang lewat, Sabtu (1/5) sore. 

Bonaventura Agus Tri Harjono, yang akrab disapa Pak Agus Tri, mengkomandani kegiatan bagi-bagi takjil di sekitar gerbang Gereja Bernadet, Jl Akses Graharaya, Sudimara-Pinang, Sabtu sore (1/5).

suasana--

Suasana bagi takjil di depan gerbang Gereja St Bernadet.

“Ini kegiatan biasa saja untuk saudara-saudara kita menjelang buka puasa. Tim PPRI melanjutkan tradisi yang sudah ada,” kata Koordinator Grassroot di Tim Perizinan PPRI itu ketika ditemui di tengah kesibukannya ikut membagi-bagikan takjil kepada warga yang lewat.

Pak Sahat--

Ketua PPRI Pak Sahat Manalu (kiri) ikut bagi-bagi takjil.

“Saya ditugaskan Ketua PPRI, Pak Sahat Manalu,” imbuhnya sambil menunjuk seorang pria berbaju kuning.

Jumlah takjil 500 paket yang katanya lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. Paket-paket itu dibagi-bagikan kepada warga yang lewat, para driver ojek online dan yang lain. Berbeda dari sebelumnya, persiapan paket-paket itu dilakukan oleh saudara-saudara Muslim di sekitar gereja.

bang siko--

Bang Siko (paling kiri) yang mengkoordinir pernyedia takjil.

“Kan di sekitar sini banyak ibu yang pintar masak, membuat lontong dan penganan lain. Saya minta tolong Bang Siko, koordinator keamanan gereja, untuk mengkoordinir mereka karena dia yang tahu masyarakat sini. Inisiatifnya memang dari kita,” kata Pak Agus Tri.

pak polsi--

Polisi dan anggota tim Sekuriti ikut membagikan takjil.

Dikatakan bahwa dengan melibatkan masyarakat sekitar tersebut, bagi-bagi takjil itu bukan lagi menjadi kegiatan milik umat Bernadet saja, melainkan kegiatan bersama masyarakat di mana umat Bernadet ada di dalamnya. “Kita dengan warga sekitar ini bukan warga yang berbeda dan terpisah, ya supaya mereka tahu juga,” imbuhnya.

samodro polisi--

Pak Samodra dari Seksi HAAK St Bernadet membagi takjil.

Kegiatan itu, lanjutnya, melibatkan banyak pihak, baik tim Sekuriti, tim Humas PPRI, dan Seksi HAAK. “Semuanya tetap mewakili Gereja Bernadet,” jelas warga Ignatius Loyola 2 ini. Tim kepolisian dan aparat keamanan lain  juga terlibat dalam pembagian takjil itu. “Tadi Pak Halimi, Ketua RW 05, datang juga,” imbuhnya.

ada polisi pak agus tri--

Pak Agus Tri membagi takjil kepada pengendara motor.

Pak Agus Tri mengaku diberi tanggung jawab oleh Pak Sahat Manalu untuk menangani grassroot, yaitu masyarakat RT/RW sekitar gereja, termasuk orang-orang mudanya. “Itu amanat yang dititipkan kepada saya, untuk menggandeng mereka,” katanya lagi.

sahat dan tentara--

Pengojek online menerima takjil dari aparat keamanan.

Hal itu, menurut Pak Agus Tri, memang harus menjadi perhatian Humas supaya seandainya suatu ketika kelak gedung gereja terbangun sudah terjalin hubungan. Jangan sampai terjadi ada yang merasa  tertinggal. “Kalangan paling bawah pun menjadi penting bagi kita,” tegasnya.

pak sopo iki--

Paket takjil untuk penjual mainan anak-anak yang lewat.

Ditanya apa saja isi paket takjil, Pak Agus Tri menjawab sambil tersenyum, “Ya isinya hidangan pembatal puasa, tidak mahal-mahal. Ada lontong, dua macam snack, dan air mineral. Cukuplah dengan harga hemat…”

takjil--

Paket-paket takjil ini akhirnya habis dibagikan.

Teks & Foto: Rafaela Chandra

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna