Daun Palma di Paroki Ciledug Terpenuhi berkat Upaya Mandiri Umat di Masa Pandemi

31 Maret 2021
  • Bagikan ke:
Daun Palma di Paroki Ciledug Terpenuhi berkat Upaya Mandiri Umat di Masa Pandemi

Dekorasi altar Miggu Palma Gereja St Bernadet, Minggu (28/3).

Berawal dari keprihatinan anak-anak sekolah yang masih pembelajaran jarak jauh (PJJ), tahun sebelumnya pengumpulan daun palma selalu mengandalkan anak-anak Sekolah Sang Timur, Amore, St Angelina, dan Abdi Siswa.

pinang1 (1)--

pinang2--

Rangkaian-rangkaian bunga untuk Gereja Pinang.

Untuk tahun ini, tim dekorasi—bersama Panitia Paskah 2021 FaTher—menggandeng para korwil untuk mengumpulkan daun palma sebagai persiapan bagi umat yang datang misa offline, online, dan pelayan pembawa komuni (PPK) online, baik di Pinang maupun Metro.

metro1--

metro2---

Rangkaian-rangkaian bunga untuk Metro.

Hari Jumat (26/3) dijadwalkan pengumpulan daun palma, penyortiran, dan persiapan anyam-anyaman yang pastinya butuh waktu lama untuk mempersiapkan dekorasi hari Jumat malam di Metro dan Sabtu pagi di Pinang.

palma5--

Ibu-ibu dari Theresia dan tim dekor menganyam daun palma.

Jumat, jam 08.00, tim menyisir ke susteran Sang Timur, beberapa wilayah yang sudah menyiapkan daun palma tetapi tidak bisa mengantarkannya ke Pinang sehingga harus dilakukan jemput bola, dengan harapan kebutuhan daun palma tercukupi.

palma16-

Guru-guru SLB Tri Asih yang pintar merangkai janur.

Jemput bola dilakukan ke komunitas atau wilayah seperti Susteran Sang Timur, Paguyuban Metro, Agustinus, Maria Goreti, Antonius. Selain itu, ada juga wilayah-wilayah yang mengantar sendiri daun-daun palmanya ke Pinang, seperti Wilayah Paulus, Petrus, Monika, Fabiola, Ign Loyola, dan Theresia.

triibu--

Bu Lany (FX), Bu Siska dan Bu Karni (Tim Dekorasi).

Ibu Lany dari Wilayah FX bahkan berkeliling ke warganya untuk meminta dan mengumpulkan daun palma untuk disetorkan ke Pinang.

palma8--

Dekorasi altar tenda bawah Pinang.

Mulai kerja

Tim dekorasi mulai kerja Jumat siang setelah banyak daun palma terkumpul, mulai jam 14.00. Diawali dengan memilah-milah dan menganyam, dilanjutkan untuk Metro sampai dengan jam 21.30, yang ternyata masih harus banyak ditambah anyaman-anyaman di hari Sabtu paginya.

palma14--

Romo Matius sigap terlibat dalam dekorasi Minggu Palma.

Sabtu pagi, jam 09.00, tim dekorasi memulai persiapan dekorasi tenda atas dan bawah Pinang. Puji Tuhan, selesai semua jam 17.00. Berkat kesigapan Romo Matius Pawai, CICM, tim dekorasi, dan tim perlengkapan dari panitia Paskah FaTher (Fabiola-Theresia) semua rencana berjalan lancar penuh suka cita.

palma20--

Orang-orang muda Fabiola dari FaTher terlibat dekorasi.

Daun palma yang disiapkan untuk umat Metro 400 tangkai, Pinang 600 tangkai, ternyata masih kurang.

metro1a--

Pak Wijaya dan Pak Yulianto menemani tim dekor di Metro.

Akhirnya semua daun palma yang masih ada di tenda atas Pinang diberkati dalam misa sore Minggu Palma kedua (28/3), dengan harapan bisa mencukupi kebutuhan umat yang ikut misa offline dan yang belum mendapatkannya, serta untuk persiapan Rabu Abu tahun depan.

Metro2----

Tim sudah capek, sehingga hanya 4 orang mendekor Metro.

Kami dari panitia FaTher, terutama tim dekorasi,  sangat berterima kasih atas kerja sama dan bantuannya dari semua pihak yang dengan upaya mandiri kompak menyediakan daun palma untuk keperluan seluruh paroki.

palma15--

Jeda makan siang sesudah mendekor dari pagi di Pinang.

Salam hormat dan trima kasih yang luar biasa kepada beberapa wilayah yang men-support kami dalam pengadaan daun palma. Tuhan memberkati.

palma9--

Sr Beatric, PIJ, dan Sr Sela, PIJ, bersama tim dekorasi.


Teks: Maria/ Foto-foto: Tim Dekorasi/ Kolase: ps

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna