HUT Ke-31 Gereja St Bernadet: Aku Semakin Menggereja dan Menjadi Berkat

19 Februari 2021
  • Bagikan ke:
HUT Ke-31 Gereja St Bernadet: Aku Semakin Menggereja dan Menjadi Berkat

HUT ke-31 Paroki Ciledug dalam Misa Hari Minggu Biasa VI.

Hari ulang tahun ke-31 Gereja Santa Bernadet Paroki Ciledug dirayakan dalam Misa Kudus yang dipersembahkan Kepala Paroki Romo Lammarudut Sihombing, CICM,  didampingi Pastor Rekan, Romo Matius Pawai, CICM, Minggu 14 Februari 2021.

logo---

Logo HUT Ke-31 Paroki Ciledug Gereja St Bernadet.

Di awal misa, Romo Lamma menyampaikan bahwa pada hari istimewa itu di Panti Imam tampak berjejer vandel dari 21 wilayah dengan gambar Santa Bernadet sebagai pelindung dan juga vandel Keuskupan Agung Jakarta serta bendera Merah Putih.

HUT7-

Peserta misa dalam protokol kesehatan (prokes).

Usia 31 tahun, kata Romo Lamma, adalah usia dewasa. Dengan kedewasaan itu diharapkan paroki kita dapat menghadirkan Gereja kita yang dapat menjadi saluran berkat dan rahmat bagi masyarakat sekitar dan setiap orang yang kita jumpai. Kita juga diajak berdoa untuk para perintis dan pendahulu Gereja ini yang telah berpulang ke hadirat Tuhan.

Sebagai puncaknya, di akhir misa diadakan acara potong kue, diiringi lagu Happy Birthday seluruh umat yang hadir. Yang menjadi beda di masa pandemi ini tidak ada acara tiup lilin. Sebagai gantinya lilin dipegang oleh Romo dan Frater lalu dimatikan dengan kipas angin.

HUT5-

Penerimaan komuni.

Sulit tapi seru

Gelaran HUT ke-31 Paroki Ciledug tahun ini ditangani kaum muda, KKMK. Salah satu anggota panitia, Aristo Pratama, yang ditemui usai misa, mengatakan bahwa tidak mudah membuat perayaan ulang tahun tanpa ada kerumunan, tak ada ingar-bingar dan makan bersama. Karena  pandemi Corona, semua harus patuh dan taat protokol kesehatan.

Tetapi menurut Mas Aris, serunya justru dengan jumlah panitia yang sangat  terbatas sekali, koordinasi menjadi lebih efektif dan multifungsi dalam bekerja, dengan semangat melayani dan memberikan usaha terbaik untuk peringatan HUT Gereja.

HUT8--_1

Prokes ketat dalam Misa offline HUT ke-31 Paroki Ciledug.

Itulah, katanya, satu-satunya momen bagi panitia untuk bisa menyiapkan acara di tengah pandemi dan tidak perlu repot menyiapkan dan mengurus acara besar. “Intinya acara yang simpel tapi bermakna,” ujarnya.

Tema HUT ke-31 Paroki Ciledug yang digagas panitia adalah “Aku Semakin Menggereja dan Menjadi Berkat”. Menurut Mas Aris, tema itu terinspirasi oleh Tahun Refleksi KAJ: Semakin Mengasihi, Semakin Terlibat, dan Semakin Menjadi Berkat.”

HUT1-

Menjelang potong kue ulang tahun ke-31 Paroki Ciledug.

Dikatakan, kita sebagai umat Gereja Santa Bernadet yang sudah 31 tahun mengalami pasang surut dalam karya tentu tidak sempurna. Ada keruwetan, ada kebahagiaan, ada kekurangan. Maka tahun 2021, di HUT ke-31 ini, waktunya untuk berbenah.

Kaum muda lebih menggereja

Melalui refleksi dan konsolidasi, kata Mas Aris lagi, “Kita berharap tahun ini akan  menjadi lebih semarak, lebih suka cita dalam karya pelayanan karena kami hadir sebagai kaum muda untuk lebih menggereja. Sehingga kaum muda sebagai generasi penerus dapat ikut meluaskan Kerajaan Allah, tentu dengan mengandalkan campur tangan Tuhan.”

ARISTO

Aristo Pratama (kiri) dari KKMK, panitia HUT Paroki Ciledug.

Mas Aris mengapresiasi kontribusi teman-teman Komsos dengan kesigapan mereka membantu karena semuanya dilakukan secara online.

Usai misa live streaming itu, ada talks how bersama Romo Lamma Sihombing, CICM (diberitakan sebelumnya).

wawancara-

Talk show bersama Romo Lammarudut Sihombing, CICM.

Acara ditutup dengan penayangan kompilasi ucapan selamat serta harapan-harapan dari umat dan berbagai kelompok kategorial, lingkungan serta wilayah. Satu di antara ucapan-ucapan itu datang dari Anggota DPRD Provinsi Banten Bp Yeremia.


Teks: Bambang Gunadi/ Foto-foto: Rafaela Chandra, Walter Arya, Screenshot

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna