HUT Ke-10 PDPKK Yoselina: Jangan Khawatir Menjalani Hidup dalam Keadaan Sulit

3 Februari 2021
  • Bagikan ke:
HUT Ke-10 PDPKK Yoselina: Jangan Khawatir Menjalani Hidup dalam Keadaan Sulit

Temua HUT Ke-10 PDPKK Yoselina: Tetap Berkemenangan.

Puji dan syukur kepada Allah bahwa pada tanggal 22 Januari 2021 yang lalu, kami keluarga besar PDPKK Yoselina menyelenggarakan acara syukur HUT ke-10 secara virtual (melalui zoom).  

Bersama umat dan  tim yang hadir dalam zoom (sekitar hampir 100 orang), acara HUT diisi dengan puji–pujian serta permenungan firman Tuhan yang dibawakan oleh RD Aloysius Susilo Wijoyo dengan tema: Tetap berkemenangan, apa yang harus kuperbuat?

cover--_2

Romo Aloysius Susilo Wijoyo (atas).

Tema tersebut diangkat karena keadaan saat ini yang sangat tidak menentu dan sulit. Bukan hanya perekonomian saja, tetapi juga perkembangan rohani umat yang sangat perlu dijaga untuk dapat selalu mengarah kepada Tuhan Sang Pencipta kita.

Romo Susilo mengingatkan kita untuk tidak khawatir menjalani hidup, sesuai firman Tuhan di Filipi 4:6: “Janganlah hendaknya kamu khawatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur."

empat--_1

Peserta HUT ke-10 PDPKK Yoselina secara virtual.

Kita juga hendaknya menyerahkan rencana hidup kita kepada Tuhan karena rancangan Tuhan untuk hidup kita adalah yang terbaik, tentunya dengan refleksi diri, semakin tekun dalam berdoa, membaca Kitab Suci, berkomunitas, serta berperan aktif membantu sesama. 

Acara HUT juga dimeriahkan dengan tiup lilin, sekilas kaleidoskop perjalanan PDPKK Yoselina, video Mars PDPKK Yoselina, games, dan yang lainnya  (silakan ikut merasakan keseruan HUT dengan melihat kanal youtube PDPKK YOSELINA).

lima--_1

Sebagian lain peserta HUT ke-10 PDPKK Yoselina.

PDPKK Yoselina terus bertumbuh, bersaksi dan berbagi, serta tak henti-hentinya bersyukur kepada Tuhan atas bimbingan Roh Kudusnya. 

Terima kasih kepada Romo moderator kami,  Romo Lammarudut HPH Sihombing,  CICM,  para anggota Dewan Paroki, juga keluarga besar Paguyuban Metro Permata yang menerima dan mendukung keberadaan PDPKK Yoselina sebagai salah satu komunitas yang ada dalam naungan Paroki Ciledug, Gereja St Bernadet.

enam--

Penuh suka cita membawakan lagu puji-pujian.

Terima kasih juga kepada PDPKK St Bernadet yang selalu saling support dan bekerja sama dalam karya pelayanan di bawah naungan BPK PKK KAJ (Badan Pelayanan Keuskupan Pembaharuan Karismatik Katolik).

Kilas balik

Selama 10 tahun ini, PDPKK Yoselina telah beberapa kali menyelenggarakan  Seminar Hidup Dalam Roh Kudus (SHDRK) dan beberapa seminar lain seperti: BCM (Basic Christian Maturity), Self Image (Jati diri), serta Seminar Bunda Maria sebagai wujud penghormatan kepada Bunda Maria. PDPKK Yoselina 100% cinta Yesus dan 100% Katolik.

tiga--

Acara ziarek sebelum masa pandemi Covid-19.

Selain itu juga diadakan perenungan Jalan Salib, berdoa rosario, Praise & Worship, serta kegiatan internal tim lainnya.

Kegiatan lainnya adalah Baksos/Kunsos (Kunjungan sosial). Kunsos terakhir dilakukan di bulan Desember tahun 2020. Dalam masa pandemi ini, kami tergerak untuk menyapa beberapa lansia umat PD dengan memberikan parcel kue/lilin sebagai simbol terang berikut juga bantuan dana bagi beberapa umat lansia yang membutuhkan.

Kunjungan dilakukan dengan tetap menjaga jarak dan memperhatikan protokol kesehatan. Beberapa sapaan dilakukan secara virtual (video call) karena kondisi tidak memungkinan untuk saling bertemu.

dua--_1

Ziarek ke Gua Maria Kanada jauh sebelum masa pandemi.

Pelayanan doa juga selalu terbuka bagi umat yang ingin menyampaikan ujud doa, yang biasanya didoakan di setiap pertemuan PD Jumat.

Kami mengundang Bapak/Ibu, saudara/i semua untuk ikut bergabung dalam Persekutuan Doa Pembaharuan Karismatik Katolik (PDPKK) Yoselina setiap hari Jum’at (kecuali Jum’at I) pukul 19.15 melalui zoom yang linknya diumumkan melalui e-flyer yang akan kami share di akun FB (Facebook) PDPKK Yoselina maupun via WA.

Akhir kata, salam sehat buat kita semua, Tuhan Yesus memberkati.

Teks & Foto: Lilis Susanty

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna