Misa manten perdana masa pandemi di Gereja St Bernadet.
Paroki Ciledug Gereja Santa Bernadet mulai kembali menyelenggarakan Misa Penerimaan Sakramen Perkawinan, Sabtu, 31 Oktober 2020. Ada dua misa pada hari itu, yakni jam 08.00 dan jam 11.00. Semuanya dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan dan dalam arahan Tim Gusus Kendali Penyebaran Covid-19 (TGKP).
“Anda adalah pasangan yang beruntung. Setelah hampir 8 bulan di gereja ini tidak ada Misa Penerimaan Sakramen Perkawinan, hari ini Anda menjadi yang pertama,” ungkap Pastor Matius Pawai, CICM, kepada pasangan Margaretha Vitariola Melati Putriani (Ita)-Barnabas Simorangkir (Abas).

Pemindaian (scanning) QRCode untuk keluarga yang hadir.
“Anda patut berbahagia. Di tengah aneka pembatasan karena pandemi ini, Anda sudah boleh melangsungkan penerimaan Sakramen Perkawinan ini meskipun hanya dihadiri oleh sedikit sanak saudara,” kata Romo Matius lagi.
“Melihat keluarga Anda berdua, kalau tidak ada pandemi ini tentulah Gereja Santa Bernadet ini mulai dari lantai 1 (tenda bawah) dan lantai 2 (tenda atas) akan penuh,” tambah Romo Matius.

Cek suhu calon mempelai.
Romo Matius menyampaikan bahwa TGKP di paroki ini telah mempersiapkan dengan sebaik-baiknya pelaksanaan misa itu. “Maka mohon dimengerti, jumlah yang hadir dibatasi dan harus mentaati seluruh protokol kesehatan. Ini semua demi kesehatan dan keselamatan kita bersama,” ujar Romo Matius lagi.
Bapak R Reno Kintoko, orangtua mempelai wanita (Ita) bercerita, “Kami mendapat informasi dari Sekretariat Paroki Ciledug pada tanggal 15 Oktober 2020 bahwa Sakramen Pernikahan putra-putri kami dapat dilaksanakan di Gereja Santa Bernadet.”

Kedua calon mempelai mencuci tangan.
“Kami sekeluarga dan calon penganten merasa surprise dan senang sekali, karena di atas ekspektasi kami yang sebelumnya sudah diinformasikan akan dilaksanakan di Kapel Pastoran. Tiba-tiba mendapat kabar dari Sekretariat, ada perubahan Sakramen Perkawinan dapat dilaksanakan di Gereja,” ungkap Pak Kintoko, sapaan akrabnya.
“Tuhan sungguh baik, mengabulkan doa-doa dan harapan kami sekeluarga selama kami sangat bersyukur atas bimbingan, karunia, dan jalan lapang-Nya,” ujar warga Wilayah Sesilia yang tinggal di Lingkungan Sesilia 4 itu.
--.jpg?1604826447241)
Romo Matius sambut calon mempelai di pintu masuk gereja.
Ditemui di depan pintu masuk gereja sebelum upacara dimulai, calon mempelai wanita, Vitariola, mengungkapkan, “Saya seneng banget. Puji Tuhan akhirnya saya dapat melangsungkan Sakramen Perkawinan di Gereja.”

Misa Pernikahan dengan jumlah umat terbatas.
Sementara calon mempelai pria, Bernabas, mengaku kaget dan senang mendapat kabar yang membahagiakan ini. “Keluarga besar kami tinggal di Depok. Ini pertama kali saya sampai di Gereja Santa Bernadet Ciledug,” katanya.

Dekorasi altar misa manten perdana masa pandemi 2020.
Berdasarkan informasi dari TGKP, setelah tanggal 31 Oktober 2020, yang sudah terjadwal akan ada penerimaan Sakramen Perkawinan adalah Rabu, 18 November 2020, Jumat, 20 November 2020, dan Sabtu, 28 November 2020, ada dua kali, yakni jam 08.30 dan 11.00.
Teks: Bambang Gunadi/ Foto-foto: Bambang Gunadi, Hari Kristanto