Tema Hari Pangan Sedunia 2020.
Setahun lalu, 2019, Hari Pangan Sedunia (HPS) Paroki Ciledug ditandai dengan lomba hasil olahan bahan makanan lokal berbahan dasar jagung. Umat berjubel di taman parkir, area lomba, untuk menikmati berbagai kreasi makanan para peserta. Tak ada masker, tak ada jaga jarak, dan hampir pasti banyak orang yang tidak mencuci tangan sebelum makan…

Pembagian paket sembako HPS berdasarkan Dupras.
HPS 2020 berbeda sama sekali. Nyaris tidak terdengar gaungnya. Mungkin banyak orang tidak sadar juga bahwa 16 Oktober diperingati sebagai Hari Pangan Sedunia. Pandemi Covid-19 telah mengubah kenormalan lama. Demi keselamatan semua orang, tidak mungkin lagi mengizinkan orang berkerumun, apalagi berjubel.

Beras untuk umat Prasejahtera.
Walaupun demikian Paroki Ciledug Gereja Santa Bernadet tetap memperingati HPS 2020, dengan tema sesuai dengan yang dicanangkan Komisi PSE Konferensi Waligereja Indonesia (KWI): Ayo Makan Sehat, Ayo Menanam, Ayo Berbagi.

Estafet pembagian beras.
Sebagai motor sekaligus penanggung jawab HPS 2020 Paroki Ciledug, Sie PSE membagi-bagikan paket sembako berisi beras, mi instan, gula, minyak, saos sambal.

Kerjasama estafet pembagian beras.
Sasaran pemberian paket sembako tersebut adalah orang-orang yang dinilai paling terdampak pandemi dan karena itu layak menerima bantuan, yaitu umat Prasejahtera yang terdaftar di Dupras (Data Umat Prasejahtera) terbaru tanggal 28 Agustus 2020.

Kedatangan perwakilan wilayah dijadwalkan 4 sesi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 24 Oktober 2020, di ruko dekat pintu masuk dan area parkir gereja Jalan Akses Graharaya, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).

Kesibukan pembagian paket HPS untuk umat Prasejahtera.
Pelaksanaannya pun disesuaikan dengan situasi kenormalan baru. Penerima paket tidak datang langsung, melainkan perwakilan dari wilayah-wilayah datang dan ambil langsung untuk 1 wilayah.

Mi instan, salah satu isi paket sembako HPS 2020.
Kedatangan perwakilan pun dibagi menjadi 4 sesi supaya tidak terjadi penumpukan, dengan jadwal: jam 08.00-09.00; jam 09.00-10.00; jam 10.00-11.00; dan jam 11.00-12.00. Tiap jam Sie PSE bisa melayani 4 wilayah, karena memang tidak di setiap wilayah ada umat prasejahteranya.

Tim Sie PSE, pelaksana HPS Paroki Ciledug.
Puji Tuhan, pelaksanaan HPS 2020 Paroki Ciledug tersebut berjalan lancar.

Suasana HPS 2019 yang tidak mungkin terjadi tahun ini.
Teks: Iwen, Tim PSE, ps/ Foto-foto: Tim PSE Paroki Ciledug, dok. Komsos