Studi Bersama Prokarum 2021: Sinergi dan Kolaborasi dalam Merumuskan Program Karya

2 Oktober 2020
  • Bagikan ke:
Studi Bersama Prokarum 2021: Sinergi dan Kolaborasi dalam Merumuskan Program Karya

Peserta Studi Bersama Refleksi Karya, Minggu (27/9).

Paroki Ciledug telah menggelar acara Studi Bersama Refleksi Karya pada hari Minggu (27/9) dalam rangka penyusunan Program Karya Umum (Prokarum) 2021.

Acara yang menjadi agenda tahunan dari Seksi Perencanaan dan Evaluasi (SPE) ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Microsoft Teams SANBERNA. Hadir 24 orang yang terdiri dari 6 orang Ketua dan anggota Seksi PE serta 18 orang Dewan Pengurus Harian (DPH). Tiga dari 21 DPH berhalangan hadir dalam kesempatan ini.

Pastor Lammarudut Sihombing, CICM, selaku Ketua DPH Paroki Ciledug, dalam sambutan pembukaan berpesan, Studi Bersama ini hendaknya digunakan sebagai ajang untuk bertukar pikiran antar DPH sebagai koordinator bidang. Apalagi mengingat pada 2021 dalam menjalankan prokar perlu adanya sinergi dan kolaborasi di internal Paroki dengan tema konsolidasi ke dalam. Kedua hal ini menjadi pondasi utama untuk menjamin terlaksananya prokar di tahun 2021.

Rm.Lamma menyempatkan diri bergabung langsung dengan Tim PE ketika sedang diskusi kelompok--

Rm Lamma bergabung ke Tim PE ketika diskusi kelompok.

Studi Bersama yang berlangsung sekitar 5 jam ini bertujuan untuk menentukan Prokarum 2021 berdasarkan skala prioritas dan memfasilitasi DPH sebagai korbid agar mendapatkan gambaran yang tajam dalam menentukan Prokarum 2021.

Fokus studi hanya mendiskusikan Prokarum yang akan dilakukan di tahun 2021. Dalam pelaksanaannya, DPH/korbid dibagi menjadi 4 kelompok dan di setiap kelompok ada Tim PE yang bertugas sebagai Fasilitator.

Studi Bersama ini terbagi menjadi tiga sesi. Pertama, pemilihan Prokarum 2020 yang masih relevan dijalankan di tahun 2021. Masing-masing korbid yang memiliki Prokarum 2020 dikonfirmasi ulang terkait keberlanjutan Prokarum tersebut. Prokarum yang dinilai masih relevan untuk dilanjutkan kemudian ditandai dan dimasukkan ke dalam draft Prokarum 2021.

Tim SPE sedang berkoordinasi dan persiapan sebelum acara dimulai--

Tim SPE sedang berkoordinasi dan persiapan sebelum mulai.

Kedua analisa 115 hasil Refleksi Karya yang sebelumnya sudah diisi oleh masing-masing perangkat karya dari seksi, kategorial dan teritorial. Dalam refleksi karya ini digunakan metode analisa SOAR (Strengths, Opportunities, Aspirations, Results) sebagai alat analisa hasil pelaksanaan prokar selama 2020. Dari pembahasan hasil-hasil Refleksi Karya ini lahir beberapa usulan Prokarum baru yang berbeda dengan tahun 2020.

Setelah menemukan beberapa usulan Prokarum 2021, pada sesi tiga masing-masing kelompok kemudian menentukan Skala Prioritas Prokarum menurut dua faktor: penting dan mampu. Penting berarti harus dilaksanakan, mampu berarti perangkat karya mampu melaksanakan program karya yang diukur dari tiga faktor kemampuan.  Prokarum diukur dengan fokus pada kuadran 1 dan 2. Prokarum yang masuk kuadran 1 adalah yang dianggap penting dan mampu untuk dilaksanakan secara mandiri. Sedangkan kuadran 2 adalah prokarum yang dianggap penting tapi tidak mampu dilaksanakan sendiri sehingga memerlukan kerja sama sinergis dengan bidang/seksi lainnya.

Faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan kuadran kemampuan adalah ketersediaan biaya, kesiapan SDM, kompetensi dan pengaruh lingkungan.

sapa-dp2--

Anggota DPH Paroki Ciledug.

Setelah pelaksanaan Studi Bersama ini, prokarum yang terpilih di kuadran 1 & 2 didiskusikan oleh Wakil Ketua/Bendahara/Sekretaris/Korbid  bersama Perangkat Karya di bawahnya hingga nantinya ditandatangani oleh masing-masing perangkat karya.

Diharapkan proses selanjutnya dapat berjalan dengan lancar sehingga Seksi PE dapat segera merekap dan diakhiri dengan proses memasukkan Prokarum 2021 ke sistem SAPA KAJ oleh masing-masing Perangkat Karya.

Ya, sudah saatnya seluruh jajaran Perangkat Karya Paroki Ciledug bersama-sama peduli untuk melakukan  proses tata kelola perencanaan yang lebih terarah dan sinergis demi kemajuan bersama sesuai arahan KAJ. Berkah Dalem.

 

Teks & Foto: Tim SPE

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna