Seru, Pertemuan 4 BKS Wilayah Sesilia Berhadiah Alkitab dan Buku Doa

28 September 2020
  • Bagikan ke:
Seru, Pertemuan 4 BKS Wilayah Sesilia Berhadiah Alkitab dan Buku Doa

Tema Pertemuan 4 BKS.

Dengan kreativitas, acara online pun dapat berlangsung seru dan menarik. Selaku host, dalam pembukaan Pertemuan 4 BKS Wilayah, Sabtu (26/9), Mas Thomas Krisna Renaldi dari Lingkungan Sesilia 3 menyampaikan bahwa akan ada kuis berhadiah untuk 3 pemenang.

Hadiah yang disiapkan berupa Alkitab God’s Word, yaitu Alkitab yang dilengkapi dengan renungan harian untuk hadiah pertama. Hadiah ke-2 Alkitabku, yakni Alkitab bergambar untuk anak-anak; dan hadiah ke-3 Buku Doa.

Mendengar pemberitahuan awal itu 90-an peserta dari 36 users spontan berkomentar, ”Keren...” “Makanya nanti ikuti kuisnya, ya,” sahut Mas Thomas mengajak.

hadiah kuis--

Tiga macam hadiah untuk pemenang kuis.

Pedulikan yang menderita

Pertemuan ke-4 dengan tema “Menjadi Saudara dalam Penderitaan” ini dipandu oleh Bp Alexius Agus Sulianto, Ketua Lingkungan Sesilia 3. Bacaan diambil dari Lukas 16:19-30 dengan pembawa ulasan dan permenungan Mas Yulius Enggar Pribadi. Bertindak sebagai pemandu lagu Mbak Karmelia Galih Runti Sari.

Dalam permenungannya Mas Enggar, sapaannya, mengatakan, sebagai orang muda dalam pertemuan ini turut disadarkan untuk mengenal Lazarus-Lazarus yang ada di sekitar kita.

“Jangan sampai orang-orang muda hanya akrab dengan La**da tempat untuk belanja... Orang muda juga harus belajar peduli dengan penderitaan orang-orang di sekitar kita sejak dini,” ajak Mas Enggar.

Pak Agus pemimpin ibadat--

Kaling Sesilia 3, Bp Alexius Agus Sulianto, pemandu.

Dalam sesi sharing, Bp Robertus Singgih Agung mengungkapkan, lawan dari penderitaan itu kebahagiaan dan penderitaan tidak selalu identik dengan kemiskinan. Banyak saudara kita yang mungkin kelihatannya miskin toh mereka bahagia. Tetapi sebaliknya ada orang yang berkecukupan atau kaya tetapi kenyataannya menderita.

Maka menjadi saudara dalam penderitaan tidak harus menyumbang secara materi. “Menjadi teman yang mau mendengarkan keluh kesah, menyapa yang sedang sakit atau berkesusahan adalah sebuah bentuk perhatian yang mungkin sudah membawa kebahagiaan,” beber Pak Singgih, sapaan akrabnya.

Ibu Christina Suliwati setuju dan mengamini apa yang diungkapkan Pak Singgih. “Dengan sapaan-sapaan lewat WA itulah yang bisa saya lakukan di masa pandemi ini. Banyak teman dan saudara yang sedang sakit atau mengalami musibah tapi karena tidak bisa menjenguk, ya sudah lewat WA saja saya menyapa mereka,”  ungkapnya.

Mas Enggar pembawa renungan--

Bp Yulius Enggar Pribadi, pembawa renungan.

Kuis berjalan seru

Setelah lagu penutup, selaku host Mas Thomas mengambil alih acara untuk penyelenggaran Kuis Kitab Suci yang diadakan dengan aplikasi Kahoot. “Jadi mohon siapkan HP yang lain, yang bukan digunakan untuk Zoom saat ini. Peserta kuis ini terbatas hanya untuk 20 users, jadi siapa cepat siapa dapat,” kata Mas Thomas.

Terdengar ada yang nyeletuk, “Ini aplikasi opo maneh to…? Kenal Zoom aja karena ada BKS ini..." Ada juga peserta yang menyesal tidak berhasil masuk ke aplikasi Kahoot sehingga tidak bisa ikut kuis. Benar kata orang, pandemi ini memaksa percepatan digitalisasi di semua bidang yang mau tidak mau harus kita terima dan ikuti.

Sampai batas waktu yang ditentukan ada 18 users yang berhasil masuk aplikasi untuk ikut kuis. Dikemas layaknya cerdas cermat, kuis tersebut terdiri dari 10 pertanyaan yang diambil dari materi Pertemuan 1-Pertemuan 4.

skor peserta--

Skor peserta kuis hasil perhitungan sistem.

Sistem memberikan penilaian dari jawaban betul dan kecepatan menjawab tiap-tiap peserta. Maka susul-menyusul dan pergantian posisi terus terjadi sejak pertanyaan pertama sampai dengan pertanyaan terakhir. Peserta dituntut membaca soal dengan cepat dan memilih jawaban yang tepat. Bisa terjadi peserta yang awalnya di posisi 3 di akhir kuis terlempar ke posisi 6.

Di akhir kuis sistem langsung mengumumkan hasilnya. Juara 1 user atas nama Erma Sofianingsih, Juara 2 user atas nama Singgih, dan Juara 3 user atas nama Asih.

“Selamat kepada para pemenang. Ini acara yang keren, seru, dan top,” ungkap seorang pengurus wilayah di group WA Wilayah Sesilia.

peserta 2--

Peserta bergembira karena serunya acara kuis berhadiah.

Di akhir acara Koordinator Wilayah Bp Cyprianus Pili Choli mengucapkan terima kasih atas kerja sama para pengurus Lingkungan Sesilia 1, 2, 3 dan 4, sehingga acara BKS tahun ini berjalan lancar dan berkesan. Terimakasih secara khusus juga diucapkan kepada Ibu Lena Butarbutar yang telah memfasilitasi pertemuan BKS secara online dengan Zoom.

Sampai jumpa pada kegiatan Wilayah dan Lingkungan berikutnya.

Teks: Bambang Gunadi/ Foto-foto: Thomas

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna