Pertemuan I BKS St Bernadet, Kita Diajak Selalu Menghidupi Doa Bapa Kami

3 September 2020
  • Bagikan ke:
Pertemuan I BKS St Bernadet, Kita Diajak Selalu Menghidupi Doa Bapa Kami

Pertemuan virtual BKS I Paroki Ciledug, 1 September 2020.

Sesuai panduan Komisi Kerasulan Kitab Suci KAJ, tema besar Bulan Kitab Suci (BKS) 2020 ini adalah Menjadi Saudara yang Adil di Masa Pandemi, sedang sub tema pertemuan BKS 1 adalah Bapa Kami yang Maha Adil.

Seksi Kerasulan Kitab Suci  (SKKS) Paroki Ciledug Gereja St Bernadet di masa pandemi ini menyelenggarakan Pertemuan I  BKS, Selasa (1/9), pukul 19.30-20.30. Hadir 168 akun dengan sekitar 188 peserta, termasuk 14 pasangan.

Sub tema pertemuan I BKS ingin menggali sifat Bapa yang Maha Adil dalam Doa Bapa kami. Tema ini menjadi sebuah pijakan dasar bagi kita, sebagai anak-anak Allah, untuk juga bersikap adil kepada sesama yang membutuhkan.

RomoMatius----

Romo Matius Pawai, CICM, pemberi renungan BKS I.

Doa yang benar

Bacaan Injil diambil dari Mat 6:9-13 tentang Doa Bapa Kami. Dalam memberikan renungannya, Romo Matius Pawai, CICM, menekankan beberapa hal. Doa Bapa Kami merupakan doa hapalan sebagai syarat untuk dibabtis/ Komuni Pertama. Kita diajak untuk selalu berdoa Bapa Kami dan menghidupinya dalam aktivitas sehari-hari.

Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita doa yang benar dengan menyebut Tuhan sebagai Bapa.

Karena kita kenal dekat dengan Tuhan sebagai Bapa, kita menjadi Komunitas Persaudaraan Bapa Kami. Kita memuji kemahakuasaan Bapa, menghadirkan Kerajaan Allah di bumi ini, memohon kehendak Allah yang terjadi dan bukan kehendak kita, serta memaafkan sesama yang bersalah kepada kita.

Dalam acara tanya jawab, ada dua pertanyaan dari Pak Margo Yuwono, bagaimana kita mengetahui kehendak Tuhan dan bukan kehendak kita sendiri? Romo Matius menjawabnya dengan contoh konkret orang hajatan nikahan yang mohon tidak hujan tetapi ternyata hujan.

Tergantung persepsi. Hujan bisa dipersepsikan sebagai kehendak Tuhan agar bumi subur, sehingga memberi harapan masa depan pasangan nikah hidup makmur dan sejahtera.

Bks2--

Sebagian dari 188 peserta Pertemuan I BKS St Bernadet.

Ketika menjawab pertanyaan kenapa dalam Perjanjian Lama Allah digambarkan  sebagai Allah yang kejam dan di Perjanjian Baru penuh kasih, Romo Matius mengatakan, bukan Allah yang kejam, tetapi Allah yang penuh perhatian karena selalu mengingatkan umat-Nya agar kembali ke jalan yang benar.

Pertemuan II BKS: 7 September

Pertemuan virtual tersebut dibuka oleh Ketua SKKS Paroki Ibu Etty Iswanti yang mensyukuri terlaksananya BKS I, ucapan terima kasih kepada Romo Matius, serta harapan peserta menjadi kepanjangan tangan untuk menyampaikannya ke BKS Wilayah/Lingkungan masing-masing.

Ibadat yang dipimpin oleh Panitia BKS itu diawali dengan lagu Dengar Dia Panggil Nama Saya. Peserta diajak membangun niat serta ada doa umat. Ketua Panitia BKS Paroki Setiawan Alexander mengumumkan, Pertemuan II BKS adalah 7 September 2020, pukul 19.30-20.30.

BKS3--

Peserta juga mencakup akun pasangan.

Juga diingatkan lomba foto dan video BKS melalui instagram@rmjosusanto. Peserta diharapkan menginformasikannya ke panitia (Sdr Setiawan) atas keikutsertaannya. Setiap lingkungan/ wilayah diimbau bisa menyelenggarakan sendiri BKS.

Ibadat diakhiri dengan doa dan berkat dari Romo Matius, ditutup dengan lagu Kasih Yesus oleh Team Bless.

Teks: L Supriyadi/ Foto-foto: Wati

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna