Kepala Paroki Ciledug Romo Lammarudut Sihombing, CICM.
Kepala Paroki Ciledug Romo Lammarudut Sihombing, CICM, memberikan apresiasi kepada tim live streaming Santa Bernadet yang telah bertugas hampir enam bulan terakhir ini.

Masa-masa awal penggodokan konsep live streaming.
Romo Lamma menyampaikan apresiasi tersebut atas nama pribadi, pastor yang ada di Ciledug, dan Dewan Paroki, serta menempatkannya dalam bingkai homili misa live streaming Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga di Gereja Santa Bernadet Pinang, Minggu (16/8).
Misa live streaming Gereja Santa Bernadet tidak hanya bisa diikuti oleh umat Paroki Ciledug di wilayah Ciledug saja tetapi juga umat dari keuskupan lain, bahkan negara lain.

Tugas pelayanan yang menuntut konsentrasi tinggi.
Mengambil inspirasi dari bacaan Injil hari itu (Luk 1:39-56), Romo Lamma mengajak umat untuk belajar dari perjumpaan Maria dengan Elisabet yang dikatakannya sebagai “perjumpaan yang membawa persaudaraan”.

Karena peralatan terbatas, perlu kreativitas.
Dalam perjumpaan itu Elisabet mengucapkan selamat kepada Maria atas kehormatan menjadi bunda Yesus. “Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu.” (Luk 1:42). Kata-kata Elisabet ini, jelas Romo Lamma, merupakan wujud pemberian apresiasi kepada Maria.

Misa di Ciledug diikuti di Malaysia.
Romo Lamma mengatakan, dalam perjumpaan dengan orang lain tidak tertutup kemungkinan kita membawa keegoan kita, kepentingan pribadi, tidak mendatangkan kesejukan dan sukacita sebagaimana perjumpaan Elisabet dan Maria, sehingga kita juga tidak memberikan apresiasi kepada orang lain.

Serdadu di NTT mengikuti misa live streaming St Bernadet.
“Kehadiran orang-orang di sekitar kita pasti ada maknanya, ada artinya dalam hidup kita. Sekecil apapun kita pasti membutuhkannya. Itulah sebabnya kita perlu belajar mengapresiasi orang lain. Mungkin orang lain itu tidak langsung atau terang-terangan hadir, tetapi berada di belakang layar, melakukan segala sesuatu untuk kebaikan bersama, kebaikan kita, yang patut kita apresiasi,” katanya lagi.

Biasa, orang "belakang layar" hanya kelihatan belakangnya.
Dalam kaitan itulah Romo Lamma memberikan apresiasi kepada tim live streaming Santa Bernadet yang selama ini berada “di belakang layar”. Umat tidak secara langsung tahu persis siapa saja sosok-sosok tim live streaming yang bekerja keras untuk mengkonsep serta mempersiapkan misa live streaming itu. “Kita mengenalnya hanyalah Komsos Paroki Ciledug. Tetapi siapakah pribadi-pribadinya? Mungkin sebagian kecil saja kita yang tahu,” katanya.

Tim Live Streaming St Bernadet melayani Misa Minggu Palma.
“Tetapi patut kita acungkan jempol atas kesetiaan mereka dalam meliput atau menayangkan secara langsung live streaming untuk Perayaan Ekaristi dari paroki yang kita cintai ini,” imbuh Romo Lamma menekankan.

Tugas rutin yang menuntut kesetiaan dalam kesibukan.
Pekerjaan tersebut menuntut kesetiaan di tengah berbagai kesibukan anggota tim live streaming yang melaksanakan semua tugasnya dalam berbagai keterbatasan yang dimiliki paroki, misalnya untuk sarana dan peralatan. “Dari keterbatasan itu tim live streaming tetap setia untuk mewartakan lewat tayangan live Perayaan Ekaristi,” kata Rommo Lamma lagi.

Meliput untuk video Ucapan Selamat HUT RI Ke-75.
Pada bagian akhir homili, Romo Lamma menempatkan kesetiaan dalam bingkai rencana Allah.
Romo Lamma menjelaskan, kepada Maria dan Elisabet Allah telah menampakkan karya, kasih, dan kuasaNya. Maria mengandung bayi yang kelak dinamai Yesus, dan Elisabet di masa tuanya mengandung bayi yang kelak dinamai Yohanes Pembaptis. Semuanya itu adalah rencana Allah. Karena campur tangan Allah, tak ada yang mustahil.

Merekam Ucapan Selamat HUT RI Ke-75 oleh Romo Lamma.
Maria adalah orang yang setia dan terbuka terhadap rencana karya kasih Allah. “Kesetiaan dan keterbukaan terhadap rencana Tuhan inilah yang menghantar orang memasuki surga yang diteladankan oleh Bunda Maria, dan hari ini kita memperingati Hari Raya Maria Diangkat ke Surga,” kata Romo Lamma di akhir homilinya.
Teks: ps/ Foto-foto: Hari Kristanto, Bambang Gunadi, Ruli, Walter Arya, dok. Komsos