Suasana pembagian paket mirip pasar tapi menyenangkan.
Pembagian paket bantuan sembako tahap ke-4 Paroki Ciledug Gereja Santa Bernadet yang pelaksanannya dimotori Sie PSE kepada umat prasejahtera di lingkungan-lingkungan, Sabtu, 11 Juli 2020, berjalan dengan lancar.

Tim PSE mulai berdiskusi tentang pembagian bantuan.
Meskipun pembagian bantuan bagi mereka yang terdampak pandemi Covid-19 tersebut agak ribet, tetapi berjalan seru dan memuaskan karena para penerima menjadi sangat terbantu dalam menghadapi kesulitan selama masa pandemi yang belum jelas ujungnya ini.

Petugas PSE memberi penjelasan ke perwakilan wilayah.
Tuhan berkenan memberikan cuaca cerah dari pagi hingga siang ketika bantuan-bantuan disalurkan. Sementara kerja sama dengan para pengurus lingkungan, kaling, dan seksi sosial lingkungan (SSL) juga berjalan baik, tanpa mengabaikan protokol kesehatan dengan mengenakan masker dan menjaga jarak.

Dipak rapi sesuai abjad agar mudah distribusinya ke wilayah.
Dalam pengambilan paket sembako, lingkungan-lingkungan saling berkoordinasi dalam wilayah bersangkutan, sehingga semuanya berjalan sesuai jadwal pembagian, baik urutan lingkungan maupun jam pengambilannya yang sudah ditentukan.

Sudah diinfokan perlunya tenaga-tenaga angkut yang kuat.
Kecuali itu, untuk mengambil paket bantuan yang cukup banyak dan berat, Sie PSE sudah menginfokan kepada para pengurus lingkungan agar mengirimkan tenaga-tenaga muda atau bapak-bapak yang masih kuat untuk membawa paket-paket tersebut.

Romo Lamma memantau lokasi pembagian sembako.
Pengambilan sembako tersebut terbagi dalam 4 kloter berikut:

Dengan demikian, pembagian sembako yang dimulai jam 08.00 itu selesai tepat waktu pada jam 12.00, dilanjutkan dengan Doa Malaikat Tuhan.

Tumpukan beras untuk dibagi-bagikan.
Teks: Cicilia Fatmawati/ Foto-foto: Tim PSE Santa Bernadet.