Romo Lamma Sihombing, CICM, Mengajar di Kampung Belajar New Normal Pinang

10 Juli 2020
  • Bagikan ke:
Romo Lamma Sihombing, CICM, Mengajar di Kampung Belajar New Normal Pinang

Romo Lamma dan Mas Taufik (baju hijau) saat pembukaan.

Sudah hampir tiga bulan lebih anak-anak ini tidak lagi merasakan suasana belajar di sekolah bersama teman-temannya selama pandemi Covid-19 ini. Bahkan sampai tahun ajaran baru yang segera tiba pun belum ada kepastian apakah anak-anak sudah bisa kembali ke sekolah atau tetap belajar di rumah.

Adalah Mas Taufik Azhari, seorang tokoh muda di RT 07 RW 02 Kelurahan Sudimara Pinang, bersama teman-temannya dan didukung pengurus RT 07 yang menggagas berdirinya Kampung Belajar New Normal Pinang. Kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat belajar anak-anak serta bagaimana menyikapi era new normal ini.

Romo dan anak anak--

Romo Lamma dan anak-anak kampung belajar new normal.

Siang itu, Selasa 7 Juli 2020, seusai acara sarasehan bersama tokoh masyarakat dan aparat pemerintahan Kota Tangerang dan Provinsi Benten, Mas Taufik, sapaan akrabnya, bercerita bahwa kegiatan ini juga mengajak Romo Lamma Sihombing, CICM, untuk ikut terlibat di dalamnya.

“Kegiatan ini hanya untuk lingkup kecil, yakni tingkat RT, jadi anak-anaknya berasal dari sekolah yang berbeda-beda. Yang kita ajak belajar itu mulai tingkat SD dan SMP, sedangkan yang SMA kita libatkan ikut sebagai pembimbing,” tambahnya.

Romo memasang masker--_2

Romo Lamma memasang masker untuk anak yang belajar.

Mas Taufik menambahkan, “Fokus pelajaran yang kita ajarkan Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab.”

“Selain pelajaran formal,” katanya lagi, “kita tambahkan juga pelajaran lainnya seperti memilah-milah sampah, memilih mana yang dapat didaur ulang mana yang tidak, dan tata boga atau memasak. Dan yang paling utama melatih anak anak agar terbiasa dengan new normal ini.”

romo lam gobagsodor--_1

Romo Lamma main gobak sodor dengan para pengasuh.

“Wah saya senang sekali diajak bergabung di Kampung Belajar Pinang ini,” ujar Romo Lamma. “Di sana kita bisa mengajarkan secara langsung kepada anak-anak menyikapi era new normal ini, mulai dari memakai masker, rajin mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, dan tentu menjaga jarak,” imbuh Romo Lamma.

Lebih lanjut Romo Lamma menceritakan sudah dua kali datang ke Kampung Belajar Pinang. “Yang pertama pas pembukaan saya berkesempatan bermain gobak sodor atau entah apa nama lainnya bersama para pengasuh dan tokoh masyarakat. Yang kedua ikut terlibat mengajari anak-anak memakai masker,” kenang Romo Lamma.

Romo main Gobagsodor1--_1

Romo Lamma main gobak sodor bersama para pengasuh.

“Kehadiran Romo Lamma sungguh menggembirakan karena ada 3 anak yang ikut belajar di Kampung Belajar ini yang beragama Katolik. Selain itu juga anak-anak yang lainpun sejak dini sudah terbiasa dengan perbedaan dan toleransi,” tambah Mas Taufik.

“Kegiatan kami sudah diliput Kompas TV, dan silakan mampir di media sosial kami Kampung Belajar New Normal lewat IG dan Youtube,” ajaknya.

Teks: Bambang Gunadi/ Foto: Koleksi Romo Lamma

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna