Wima Edyasa, Juara 1 Lomba Misdinar Pintar JP II Cup 2020.
Misdinar Santa Bernadet atas nama Fransiskus Asisi Wima Edyasa meraih Juara 1 lomba Misdinar Pintar tingkat SMP yang diikuti sekitar 40 peserta utusan paroki-paroki se-KAJ dalam ajang John Paul II Cup 2020.
Kabar gembira yang mengharumkan nama Paroki Ciledug itu diumumkan dalam acara puncak JP II Cup Minggu petang (28/6) yang disiarkan lewat youtube. Gaungnya terdengar samar-samar tetapi tetap mencuri perhatian di tengah suasana eforia kesuksesan Paroki Ciledug menyelenggarakan Doa Rosario Merah Putih.

Ketika dihubungi, Wima menjelaskan, Misdinar Pintar merupakan lomba cerdas cermat dengan materi pengetahuan seputar Sejarah Gereja, pengetahuan umum (orang-orang berpengaruh di dunia), sejarah dan pengetahuan umum tentang beberapa negara dan wilayah, otomotif, film, teknologi, Kitab Suci, dll. Satu peserta mewakili satu paroki.
JP II Cup yang terdiri dari 6 mata lomba dan diikuti oleh putra-putri altar se-KAJ itu diadakan setahun sekali di Seminari Wacana Bhakti, Pejaten, Pasar Minggu. Ada lomba yang hanya diikuti misdinar laki-laki, ada pula yang melibatkan misdinar perempuan. Juara Umum JP II Cup 2020 ini diraih oleh Paroki Lubang Buaya Gereja Kalvari.

Aplikasi quizizz untuk lomba Misdinar Pintar.
“Karena ada pandemi, lomba yang dilaksanakan hanya lomba yang memungkinkan untuk diadakan secara daring/online, salah satunya lomba Misdinar Pintar ini,” kata Wima, anak semata wayang pasangan Bp F Tutur Sukmadi-Ibu C Liestiaty Atik Candra Wilis, yang tinggal di Jl Sejahtera, Pinang Indah, Lingkungan Petrus 1 itu.

Saat diumumkan Paroki Ciledug Juara 1 Misdinar Pintar.
Lomba Misdinar Pintar untuk putra-putra altar ini dibagi 2, yaitu untuk tingkat SD (Kelas 5/6, usia 11 tahun) dan SMP (usia 15/16 tahun). Lomba diadakan secara online dengan menggunakan aplikasi quizizz. Untuk tingkat SMP pesertanya 40 anak yang dibagi menjadi 2 room quizizz, masing-masing room 20 anak.
Lomba terdiri dari 3 ronde yang setiap rondenya terdiri dari 2 sesi. Tanggal pelaksanaannya 20, 21, dan 27 Juni. Model soalnya isian. Kemenangan ditentukan oleh akumulasi poin tertinggi dari ke-3 ronde tersebut. Karena cerdas cermat, kecepatan waktu menjawab sangat menentukan perolehan poin.
Meskipun merasa senang, Wima mengaku sebenarnya tidak menyangka bisa meraih Juara 1. “Sebenarnya kurang yakin, karena banyak jawaban yang kurang memuaskan, dan poinnya bisa dibilang tidak terlalu banyak,” kata salah satu pengurus PPA St Bernadet ini.

Flyer John Paul II Cup 2020.
“Puji Tuhan lah… Saya sendiri juga heran kenapa bisa menang he-he-he,” ujar Wima yang baru saja lulus dari SMP Sang Timur Ciledug itu.
Wima menceritakan materinya lumayan banyak sementara persiapannya hanya sebentar. “Kesulitan terutama dari soal pengetahuan umum yang lumayan sulit,” katanya.
Namun Wima mengaku, dalam persiapannya ia banyak dibantu oleh teman misdinar lain, Steven Sanjaya, yang sekarang kelas 10 SMA Sang Timur Tomang. “Jadi seperti dibikinkan latihan gitu, dan sebagian besar yang keluar ada di latihan yang dia buat,” katanya.
Steven, menurut Wima, pernah ikut lomba Misdinar Pintar tahun lalu tetapi gagal karena kurang cepat dalam menjawab.

JP II Cup 2016, ketika pertama kali Wima ikut lomba.
Wima bergabung dengan PPA St Bernadet sejak 2016. Dia bukan lagi anak baru di ajang JP II Cup. Sudah 5 kali ikut lomba. Tahun ke-1 ikut Amazing Race, tahun ke-2 Lomba Misdinar Pintar tingkat SD, tahun ke-3 lomba Tata Perayaan Ekaristi, tahun ke-4 Cooking Adventure (masak).
“Dan tahun ke-5 atau terakhir ini saya mengikuti lomba Misdinar Pintar tingkat SMP,” ujarnya. Ia pernah ikut lomba Misdinar Pintar tingkat SD tapi gagal di tahap semi final karena kurang cepat menjawab. "Baru kali ini juara, makanya Puji Tuhan banget, dulu-dulu gak pernah ha-ha-ha,” imbuh Wima girang.
Lewat salah satu grup WA, pendamping PPA St Bernadet Khatarina Yuni mengatakan, “Patut bangga untuk anak-anak karena perlombaan kali ini mereka mempersiapkan sendiri tanpa saya ikut campur. Hanya sekadar memberi semangat dan dukungan yang saya lakukan.”
Selamat, Wima, sudah menambah nama harum Paroki Ciledug Gereja Santa Bernadet!
Teks: ps/ Foto-foto: FA Wima Edyasa, Cuplikan Video JP II Cup, istimewa