Ibadat Virtual Perdana Sie KKS Bahas Materi Go-Kil Bulan Juni

19 Juni 2020
  • Bagikan ke:
Ibadat Virtual Perdana Sie KKS Bahas Materi Go-Kil Bulan Juni

Ibadat virtual perdana Sie KKS 13 Juni bahas materi Go-Kil.

Sekalian mengobati rasa rindu, sejumlah pengurus Seksi Kerasulan Kitab Suci (SKKS) yang diketuai Ibu Veronica Etty Iswanti mengadakan ibadat virtual perdana sekaligus membahas materi Go-Kil (Go Kitab Suci di Lingkungan) bulan Juni 2020, 13 Juni 2020, jam 18.00-20.00, dengan didampingi anggota DPH Ibu Anastasia Setyowati. 

Go-Kil merupakan pendalaman Kitab Suci yang ditujukan untuk Lingkungan di lingkup KAJ, namun dalam acara lewat Zoom itu diikuti  oleh sekitar 25 orang dari 9 wilayah (Yoseph, Thomas, Ignatius Loyola, Fabiola, Monika, Petrus, Yohanes, Anna, dan Hubertus).

Ikut serta dalam jumpa virtual itu 4 anggota DPH lain, yaitu Bp Stevanus Pristi Wahyudono, Ibu Eti Herisusanti, Ibu Christina Ayu Shinta Dewi, dan Bp Joannes Widjajanto sebagai penyedia fasilitas Zoom sekaligus host.

Yesus adalah Roti Hidup

Ibadat virtual ini dipandu oleh Ibu Y Yenny Soetjipto. Diawali dengan Doa Angelus, pujian FirmanMu oleh Ibu Lita Pristi dan tim dari Wilayah Loyola, acara dilanjutkan dengan pembacaan materi Go-Kil bulan Juni dari Injil Yohanes 6:51-58 tentang Roti Hidup.

kks3--

Ibadat diikuti sekitar 25 orang dari 9 Wilayah.

Berkaitan dengan materi itu, Ibu Etty menjelaskan posisi Yesus yang telah dimeteraikan oleh Bapa-Nya di surga menjadi Santapan Rohani agar manusia memperoleh kehidupan kekal  (Yoh 6:27).

Yesus Kristus adalah Roti Hidup yang turun dari surga yang harus diyakini dan diimani sebagai sumber kekuatan yang dapat membawa kita pada kehidupan kekal di surga.

Sang Roti Hidup yang kita terima saat merayakan Sakramen Ekaristi menjadi Puncak Kehidupan Iman Katolik, dimana Yesus sendiri telah mempersembahkan Tubuh dan Darah-Nya untuk keselamatan umat manusia.

Kehadiran Yesus dalam Hosti Kudus merupakan Anugerah Istimewa yang harus disambut dengan persiapan khusus dan penuh hormat supaya hidup kita semakin kudus dan berkenan di hadapan-Nya sebab, sabda Yesus, "dengan memakan  daging-Ku dan meminum darah-Ku, maka dia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.” (Yoh 6: 56).

kks4--

Ibadat diikuti juga oleh 4 orang anggota DPH

Doa Komuni Batin

Pendalaman Kitab Suci berlanjut dengan pertanyaan tentang Doa Komuni Batin yang selama ini kita lakukan karena tidak bisa merayakan Ekaristi secara fisik. Pertanyaan yang dilontarkan oleh Ibu Yenny itu mengundang dialog panjang.

Bp Tulus Widodo, salah satu peserta, mengatakan, “Saya benar-benar melakukan persiapan batin seperti layaknya menerima hosti, sehingga bagi saya tidak mengurangi makna yang sesungguhnya bahwa Yesus benar-benar hadir dan memberi kelegaan batin saya.” Hal senada diungkapkan Bp Djoni Wardoyo dan beberapa peserta lain.

Sementara itu Anna, seorang peserta dari Wilayah St Anna, mengaku sangat kangen untuk menerima hosti. Dia menyesal kenapa dulu sebelum pandemi Covid-19 suka meremehkan dan menunda waktu untuk ke gereja.

kks1--

Tim Loyola yang dimotori Ibu Lita Pristi.

Para peserta lain mengungkapkan, Roti Hidup dari surga harus kita sambut dengan hormat. Bp Karel Wunardi Tjiang, seorang pewarta dan pendamping Emmauser, menegaskan bahwa Roti Hidup itu merupakan perwujudan Tubuh dan Darah Yesus sendiri.

Menjelang akhir ibadat, Ibu Lita dan tim melantunkan lagu Give Thanks. Kemudian disepakati bahwa ibadat berikutnya akan diadakan dengan mengundang seluruh umat lain yang mau bergabung karena peserta ibadat perdana masih terbatas dari EJ, KEP, dan panitia KKS.

Go-Kil sudah terjadwal menjadi Program Karya Sie KKS Paroki Ciledug. Pertemuan online berikutnya, 20 Juni, jam 18.00, akan mendalami Yoh 6:51-58. Informasi link (tautan) menyusul. "Harapan Gereja, semakin banyak umat yang memahami, mencintai, dan mengaplikasikan Kitab Suci dalam kehidupan nyata, " tutup bu Etty di akhir acara.

Teks: Maria Melati KS/ Foto-foto: Margo Yuwono, Y Yenny Soetjipto, LitaNov

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna