OMK #dirumahaja: Berdoa, Masak, Jualan, Berkebun, Baca Novel, Tidur Subuh…

4 Juni 2020
  • Bagikan ke:
OMK #dirumahaja: Berdoa, Masak, Jualan, Berkebun, Baca Novel, Tidur Subuh…

Pie susu dan dimsum bikinan Tiara, OMK Wilayah Loyola.

Ini cerita kawula muda, teman-teman OMK di paroki kita. Karena virus corona mewabah, merekapun juga harus tinggal di rumah. Beragam status, beragam cerita.

Luna Una, OMK dari Wilayah Anna, bekerja di Prokid Serpong, sebuah lembaga yang memberikan terapi tumbuh kembang anak-anak berkebutuhan khusus. Karena harus work from home, ia membawa pulang pekerjaan kantor. Tetapi Luna juga banyak beberes rumah, malahan bisa mencoba resep-resep masakan baru.

“Paling berasa sih lebih banyak waktu doa harian bareng mama,” katanya lewat percakapan online belum lama ini.


Laraswati--

Luna Una lebih banyak waktu berdoa bareng mamanya.

Tinggal di rumah awalnya senang-senang saja, tidak ada masalah. “Berasa bisa mengatasi. I can handle this... Tapi lama-lama jenuh juga ya dengan segala rutinitas yang dilakukan,” akunya jujur.

Apa yang dilakukan ketika merasa jenuh? “Share kejenuhan dengan saudara-saudari komunitas dan minta didoakan. Itu yang biasanya menguatkan dan menyemangatkan lagi sih,” jawabnya.


Maria Isabella, OMK dari Wilayah Sesilia, masih kuliah. Karena itu selama pandemi Covid-19 ini dia pun banyak belajar di rumah.

“Nah kalau sudah selesai belajar biasanya saya ngembangin bisnis kecil-kecilan saya, yaitu jual parfum baju sama parfum sepatu, juga jual bandeng presto,” katanya.


livita1-1

Maria Isabella jualan bandeng presto.

Ditanya apakah tidak bosan di rumah terus, Maria menjawab, “Biasa-biasa aja sih, bisa bosen bisa seneng. Ya ganti-ganti gitulah mood-nya. Kalo udah bosen paling saya main game atau istirahat dulu, baru nanti lanjut lagi ngembangin olshop di IG gitu.”


livita2-2

Chintya: "Pass The Brush Challange" ramai di IG.


“Menikmati waktu lebih santai dan bisa explore hobi baru. Ternyata gua suka berkebun,” cerita Genoveva Chintya Witarsa. Menekuni graphic design, OMK dari Wilayah Elisabeth ini membuka jasa mural, promo lewat Instagram.

Tentang kesukaannya berkebun yang baru disadarinya itu, Chintya menceritakan apa yang dilakukan. “Berkebun, regrow daun bawang, sereh, dan tanam melon,” katanya.Tetapi dia juga bantu-bantu orangtuanya bikin roti dan cookies (kue kering).


livita3-3

Chintya tengah mengerjakan lettering.

Kegiatan yang tak jauh dari usaha jasa yang ditekuninya adalah lettering atau seni menulis huruf. “Tetapi balik ke hobi awal juga, baca novel. Dulu gak sempat baca buku lagi, sekarang baca lagi dan lebih happy,” katanya.


Nama panggilannya Tiara, OMK Wilayah Loyola. Penggemar Drama Korea ini mengaku, “Awalnya bosen dengan kuliah dari rumah, tapi sekarang sudah terbiasa.”

Mahasiswa semester 2 jurusan akuntansi Universitas Bunda Mulia ini kuliah sambil bekerja di salah satu caffe. “Selama di rumah sehari-hari nyoba jadi chef dadakan alias masak-masak,” ujarnya.


karin2-_1

Susu kacang dagangan Tiara.

Menurut Tiara pekan ini dia sudah mulai masuk kerja. Senang karena setelah libur 2 bulan ada kegiatan seperti biasa lagi.

Dulu sempat ingin buka usaha susu kacang bareng pacarnya tapi urung karena hambatan jarak dan peraturan PSBB. “Ya Tiara bantu doa saja,” ujarnya.


Lucya Etty Susanti, OMK dari Wilayah Maria, bekerja di sebuah perusahaan retail di kawasan Gandaria Jakarta Selatan. Selama tinggal di rumah dia banyak mengulik sesuatu yang belum pernah dikerjakan, mempelajari hal-hal baru. Tapi juga coba cari-cari freelance job.


Yolla-

Lucya: hobi baca buku dan kerjakan tugas kantor.

“Jarang merasa bosen, apalagi bisa mengembangkan hobi menggambar dan baca buku. Tetapi belakangan terlalu banyak pikiran dan sering subuh baru tidur,” katanya.

Teks: Laras, Livita, Karin, Yollanda/ Foto-foto: IG Luna, Maria, Chintya, Tiara, Lucya/ Kolase foto: ps

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna