Gereja Bernadet Salurkan 876 Paket Bantuan untuk Warga Prasejahtera KLMTD

28 Mei 2020
  • Bagikan ke:
Gereja Bernadet Salurkan 876 Paket Bantuan untuk Warga Prasejahtera KLMTD

Pengelompokan bantuan prasejahtera per Lingkungan.

Tim Aksi Bantuan (TAB) Gereja Santa Bernadet yang dimotori Seksi PSE menyalurkan 876 paket bantuan kepada warga prasejahtera khususnya yang KLMTD (kecil, lemah, miskin, tersingkir, difabel), Kamis pagi (28 Mei) di Pinang.

Penyaluran bantuan untuk warga intern paroki tersebut merupakan baksos tahap ke-3 TAB dalam masa pandemi Covid-19 dengan sasaran penerima sesuai dengan data dupras (data umat prasejahtera) yang ada di data base Seksi PSE.


tab1-1_1

Arahan pengambilan bantuan oleh Bu Cicil dan Bu Joyce.

Ketua Sie PSE Ibu Cicilia Fatmawati mengatakan, berbeda dari tahap-tahap sebelumnya, tahap ke-3 ini mendapat bantuan dari Lembaga Daya Darma, yaitu sebuah lembaga sosial milik Keuskupan Agung Jakarta yang didirikan hampir 60 tahun lalu dan bertujuan untuk melayani kebutuhan warga prasejahtera.

“Bantuan oleh Lembaga Daya Darma dari KAJ berupa beras, minyak, gula, dan mie instan,” kata Ketua PSE yang biasa disapa Bu Cicil itu.


tab2-2_1

Ketua dan tim Seksi PSE membagi bantuan masa pandemi. 

“Jika tahap pertama berhasil membantu 555 jiwa dan tahap ke-2 sebanyak 833, pada tahap ke-3 ini semakin bertambah, menjadi 876 jiwa,” jelas Bu Cicil sekaligus mengoreksi angka-angka yang pernah dipublikasikan sebelumnya.

Bukan bantuan uang tunai

Baksos tahap 1 berlangsung 21 Maret 2020 dan tahap 2 pada 25 April 2020. Untuk tahap 1 uang ditransfer kepada pengurus lingkungan yang bekerjasama dengan warung terdekat dengan maksud membantu warung itu juga. Jenis belanjaan sudah ditentukan pengurus, seperti beras, minyak, dan telor.

“Warga mengambil barang di warung yang sudah dibayar pengurus. Jadi warga tidak menerima uang tunai,” jelas Bu Cicil lagi.


tab3-3_2

Anggota Tim PSE aktif terlibat dalam baksos TAB Bernadet.

Untuk tahap 2, bantuannya berbentuk voucher Indomaret dan uang tunai. Cara pemberiannya sama dengan tahap 1, yakni berbelanja di Indomaret dengan voucher dan warga tidak menerima uang tunai.

“Alasan tidak menerima uang tunai supaya belanjaan sesuai dengan yang dibutuhkan saja, yaitu pangan,” kata Bu Cicil.


tab4-4

Anggota DPH ikut menata paket bantuan.

Hadir pada baksos tahap 3 tersebut Ketua DPH Romo Lammarudut Sihombing, CICM, Wakil Ketua 1 DPH Bp Ari Sugiya, Wakil Ketua 2 Bp Bambang Hermanto, Ibu Joyce Saraswati, Ibu Eti Herisusanti, Bp FA Husin Soekinto (Korbid Pelayanan 1), Bp Thomas Benjamin Girsang, Bp GM Budi Suryanto, Bp Herwinoto Daru, dan Bp JB Soenarto. Menyusul belakangan Ibu Ayu Shinta Dewi.

Teks & Foto: Karin-Komsos

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna