Memberi bantuan secara simbolis kepada balita di RT 07/04.
Dalam masa pandemi Covid-19 yang sangat menguras perhatian dan energi serta menggerus sendi-sendi kehidupan, Paroki Ciledug Gereja Santa Bernadet berupaya sedapat mungkin untuk tetap setia menjalankan amanat Tahun Keadilan Sosial seperti dicanangkan Keuskupan Agung Jakarta tahun ini. Karya kemanusiaan dilakukan demi terwujudnya keadilan sosial.

Ketua RT 07/04 saksikan pemberian bantuan untuk bumil.
Untuk itu hari Selasa pagi (12/5) Gereja Bernadet bekerjasama dengan Puskesmas Kelurahan Sudimara-Pinang memberikan bantuan peningkatan gizi bagi balita dan ibu hamil (bumil) di dua Posyandu, yaitu Posyandu Kenanga RT 04 RW 06 dan Posyandu Nusa Indah 1 RT 07 RW 04 Kelurahan Sudimara-Pinang.

Bumil di Posyandu Kenanga RT 04/06 menerima bantuan.
Hadir dalam acara tersebut Pastor Kepala Paroki Ciledug Romo Lammarudut Sihombing, CICM, Ketua Sie PSE Ibu Cicilia Fatmawati (Bu Cicil) dan beberapa anggotanya; sementara dari Puskesmas (Kunciran) hadir dr O.U. Taty Damayanty serta kader-kader Posyandu, Ketua RT 07 RW 04 Bp Jamsuri, dan perwakilan penerima bantuan.

Bantuan untuk balita dari Posyandu Kenanga RT 04/06.
Menurut Bu Cicil, di Posyandu Nusa Indah 1 yang dihadiri 5 kader, bantuan diberikan kepada 2 bayi, 55 balita, dan 6 bumil, dan di Posyandu Kenanga untuk 7 bayi, 25 balita, dan 3 bumil.

Penyuluhan singkat Covid-19 oleh dr Taty.
“Program yang diambil Dekenat Tangerang 1 adalah gerakan bersama peduli gizi terhadap bumil dan balita,” kata Bu Cicil, Ketua Sie PSE Paroki Ciledug yang juga bagian dari Panitia Penggerak Tahun Keadilan Sosial Dekenat Tangerang 1, melalui telepon, Selasa (12/5).

Pak Jamsuri, Romo Lamma, dan kader Posyandu Nusa Indah.
Acara pemberian bantuan peningkatan gizi balita dan bumil Tahun Keadilan tersebut tetap memperhatikan semua protokol kesehatan sebagai upaya memotong rantai penularan virus corona seperti memakai masker, cuci tangan dengan hand sanitizer, dan menjaga jarak fisik.

Dr Taty memberikan penyuluhan Covid-19.
Ditanya apakah pemberian bantuan ini dilakukan karena adanya wabah Covid-19, Bu Cicil menjawab, "Tidak. Program ini sudah lama dibuat tetapi baru bisa terwujud sekarang."
Meskipun demikian, kesempatan tersebut tetap digunakan untuk menyampaikan informasi-informasi dasar tentang wabah mematikan itu. Di kedua Posyandu, dokter Taty memberikan penyuluhan singkat tentang pandemi Covid-19.
Acara yang berlangsung di tengah bulan suci Ramadhan tersebut berjalan tertib dan lancar.
Teks: ps/ Foto-foto: Panitia Penggerak Tahun Keadilan Sosial St Bernadet