Passio dalam Perayaan Ekaristi live streaming Minggu Palma.
Perayaan misa live streaming Minggu Palma di Gereja Santa Bernadet berjalan khidmad dan lancar. Orang-orang yang dihubungi juga menyatakan lebih mantab ikut misa online di gereja sendiri.
Di bagian awal homilinya, Romo Lammarudut Sihombing, CICM, mengatakan bahwa masing-masing orang dalam masa prapaskah ini mempunyai beragam kesan, tergantung juga bagaimana cara menghayatinya, dalam menghadapi situasi sulit wabah Covid-19.

Daun palma didupai setelah diberkati.
“Kita percaya bahwa Tuhan mempunyai caranya sendiri yang sungguh misterius dalam menyentuh hati setiap orang,” katanya.
Kesan pribadi Romo Lamma, prapaskah tahun ini suasananya amat berbeda. Segala kegiatan dibatasi termasuk kegiatan kerohanian; dari berdoa bersama atau berjamaah, pengajian atau pendalaman iman, bahkan sampai Perayaan Ekaristi pun tidak bisa dilakukan sebagaimana biasanya.

Ibu Mawar, Lektor.
“Dalam masa sulit seperti sekarang ini kita semua ditantang dan memiliki kesempatan yang sama untuk menggali lebih dalam apa makna kisah sengsara dan salib Yesus Kristus yang memperjuangkan kehidupan dan keselamatan manusia,” katanya.
Beberapa pengurus wilayah dan lingkungan yang dihubungi melalui aplikasi WhatsApp seusai mengikuti misa Minggu Palma Gereja Bernadet mengungkapkan pengalaman dan penghayatan mereka.

Mbak Maria, Pemazmur.
“Tadi saya sekeluarga dengan keluarga kakak-adik yang di Ciledug misa bareng di rumah ikut live streaming St Bernadet,” kata Bp Robertus Tri Sayono, Kaling Theresia 3, Minggu (5/4).
Menurut Pak Tri misa tetap penuh khidmat, serta banyak momen yang mengharukan. “Terutama saat melambaikan daun palma tidak sedikit dari kami yang menitikkan air mata,” ungkapnya.

Mengangkat daun palma saat percikan air suci.
“Semoga suasana dan cara yang sedikit berbeda dalam merayakan misa dari biasanya ini tidak mengurangi kekhidmatan kita dalam menjiwai makna prapaskah kali ini,” harapnya. Ia berterima kasih kepada Romo Lamma, para petugas liturgi, serta sangat mengapresiasi Tim Komsos.
Sementara itu Korwil Theresia Bp Fredikorius Marten Bajo Demu menceritakan respons yang beredar di grup WA wilayahnya. “Streaming tidak mengurangi kekhusukan umat untuk mengikuti misa. Gambarnya okey walaupun terkadang sedikit buffering tapi bisa berjalan dengan lancar,” katanya.

Keluarga Pak Bambang Gunadi misa live streaming di rumah.
“Semoga kita semua sehat selalu dan tetap dalam lindungan Tuhan; pandemi Covid-19 segera berlalu, sehingga kegiatan ibadah bisa dilakukan seperti sedia kala; dan kondisi yang membatasi secara fisik untuk berkumpul ini tidak melemahkan iman kita tetapi justru sebaliknya semakin menguatkan dan mendekatkan kita kepada Tuhan,” harapnya.
“Sangat membantu sekali, tapi jujur sedih karena nggak bisa kumpul dan terima hosti secara langsung,” kata Korwil Maria Goretti Bp Bonifasius Ardy Setiadji. Ia pun mengapresiasi kerja Komsos dengan sajian terbaiknya buat umat.
“Saya bangga banget karena jelas dan ada nyanyian dan doa-doa yang tertera di layar, jadi seolah-olah kita benar-benar berada di gereja. Semoga badai cepat berlalu dan kita bisa berkumpul lagi dalam komunitas kita di Gereja Santa Bernadet yang kita cintai. Berkah Dalem Gusti,” ungkapnya.

Keluarga Pak Pristy, anggota DPH.
Sementara itu Korwil Sesilia, Bp Cyprianus Pili Koli, mengaku sempat mengikuti chanel lain. ”Awalnya agak susah masuk melalui bit.ly, tetapi bisa masuk ikut misa di Gereja Bernadet ternyata lebih bagus gambarnya,” katanya.
“Salut dan bangga dengan apa yg sudah dilakukan Sie Komsos yang sudah melakukan siaran langsung misa dari paroki kita. Semoga corona segera berlalu dan Komsos tetap menyapa umat Santa bernadet melalui live streaming-nya,” harap Pak Cyprianus.

Doa Komuni Batin yang membuat rindu menerima hosti suci.
Kaling Isidorus 5 Ibu Theresia W Pungkastuti senang dan bersyukur masih boleh menghadirkan Tuhan dalam Ibadah Minggu Palma di rumah melalui live streaming. Ia pun berharap, semoga wabah virus Covid-19 cepat berlalu, sehingga boleh kembali berkumpul dan beribadah di gereja.
Kalaupun seandainya masih harus menjalankan himbauan pemerintah untuk tetap di rumah dulu, kata dia, sebaiknya misa live streaming St Bernadet tetap diadakan setiap Minggu untuk tetap dapat menghadirkan Tuhan dalam misa mingguan di rumah masing-masing.

Romo Lamma memanjatkan doa.
Kaling Maria Goretti 1 Ibu Caecilia Henny bersyukur, walaupun hanya streaming. Menjadi terharu karena tidak bisa mengikutinya secara sakramental. Tapi ia merasa lebih khusuk dan tenang.
Bu Henny mengatakan, selain mengikuti misa di Bernadet juga ikut lagi dengan anak ke Katedral Bandung.
“Tapi rasanya tetap mantab yang di Bernadet, karena selain sudah kenal dengan Romonya, homili Romo pada hari ini menguatkan untuk kita lebih tabah dan bertekun dalam iman dan harapan agar kita lebih kuat dalam menghadapi Covid-19. Homili romo membuat saya semakin sedih,” katanya.

Romo Lamma memberikan berkat.
Sementara itu seorang prajurit TNI-AD di Nusa Tenggara Timur bernama Marion Jibrail terlacak lewat medsosnya memilih kanal youtube Gereja Santa Bernadet untuk mengikuti live streaming Misa Minggu Palma.
Marion menyertakan post berupa foto dua serdadu mengikuti misa yang dipimpin Romo Lamma dengan caption : “Ketika dunia menuntut kita untuk saling menjaga jarak, tetapi Tuhan hadir untuk selalu mendekatkan diri kita kepadaNya.”

Mengikuti misa live streaming Gereja Bernadet dari NTT.
Dari belahan bumi lain, Michael Phung, seorang frater biarawan asal Malaysia yang tengah studi Teologi di Boston, AS, lewat WhatsApp memuji misa live streaming Gereja St Bernadet bagus sekali, sambil mengunggah foto-foto bunga-bunga indah warna-warni musim semi.
Frater Phung mengatakan, lewat layar ia menangkap “getaran perasaan” Romo Lamma di awal misa. Frater yang beberapa tahun lalu pernah mengikuti misa Malam Paskah di Gereja Bernadet ini malahan bertanya, apakah gereja baru di Ciledug sudah dibangun…?

Tim Live Streaming Komsos usai Misa Minggu Palma.
Sekadar informasi, menurut pantauan Komsos, Youtube Gereja Santa Bernadet pada Minggu, 5 April 2020, mencapai Subscriber 1.500-an dan viewer Minggu Palma 7.356.
Teks: Margaretha Elsa, Livita Wahab, Gabriela Laraswati, Bambang Gunadi, Hari Kristanto, ps/ Foto-foto: Komsos, Screenshot, WhatsApp