Komsos Dekenat Tangerang 1 Adakan Pelatihan Jurnalistik

18 Maret 2020
  • Bagikan ke:
Komsos Dekenat Tangerang 1 Adakan Pelatihan Jurnalistik
Peserta, nara sumber, dan Romo Balok Priyanto, OSC. 

Membantu karya penggembalaan Paroki dengan memanfaatkan teknologi komunikasi dan media lain sebagai sarana pewartaan iman kepada umat. Itulah peran yang harus dilakukan oleh setiap Seksi Komunikasi Sosial di Paroki Paroki yang biasa disebut Sie Komsos sesuai dengan arahan dari Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Jakarta.

Untuk itulah Forum Seksi Komsos Dekenat Tangerang 1 yang terdiri dari Paroki Ciledug, Tangerang, Karawaci, Curug, Citra Raya, dan Kota Bumi mengadakan pelatihan bersama. Kegiatan ini sebagai buah dari rekoleksi Sie Komsos se-KAJ bulan November 2019 di Wisma Samadi.

tang3-

Kelas audio-visual.

Kegiatan yang bertajuk  Pelatihan Jurnalistik-Skill Share Class ini diselenggarakan hari Sabtu 14 Maret 2020 bertempat di Gedung Karya Pastoral Paroki Curug Gereja Santa Hellena. Pelatihan diikuti 75 peserta yang merupakan utusan dari 6 Paroki di Dekenat Tangerang 1.

Acara yang dimulai pukul 14.00 tersebut dibuka oleh Romo Cornelius Balok Priyanto, OSC, selaku Romo Pendamping Komsos Dekenat Tangerang 1. Dalam sambutannya Romo Balok—sapaan akrabnya—berharap semoga pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan peserta dalam bermedia. Sehingga nanti sepulang dari kegiatan ini dapat juga menularkan pengetahuan yang diperoleh di Paroki masing-masing sehingga menunjang pengelolaan media paroki.

medsos-jass-

Kelas media sosial. 

Sementara itu Ketua Panita pelatihan ini Carolus Wahyuntoro mengungkapkan tujuan pelatihan ini untuk  belajar bersama dan meningkatkan kinerja pelayanan  Sie Komsos masing-masing paroki. Sehingga media-media yang dikelola Sie Komsos dapat berjalan baik dan semakin berkembang.

tang5-

Tim Komsos Santa Bernadet Ciledug di kelas media sosial.

Pelatihan dibagi dalam tiga kelas, yakni liputan, media social, dan audio visual. Hal ini dilakukan agar pelatihan dapat lebih efektif disesuaikan dengan kebutuhan dan latar belakang masing-masing peserta. “Karena waktunya hanya singkat, yakni dari jam 14.00 sampai 20.00,” tambah Carolus, sapaan akrabnya.

kelas jour-

Kelas peliputan.

Nara sumber yang dihadirkan dalam pelatihan ini untuk kelas liputan Bp Paulus Sulasdi; kelas media sosial Stephen Pratama dan Lawrence Tjandra dari Katholik Vidgram , kelas audio visual Antonius Methano Parmadi yang akrab dipanggil Mas Teno dari Komisi Komsos Keuskupan Agung Jakarta.

Dirasa singkat

Salah satu peserta pelatihan, Bp Stanislaus Pujiono, yang mengikuti kelas liputan sesaat setelah kegiatan berakhir mengungkapkan, “Saya merasa beruntung mengikuti pelatihan ini. Banyak pengetahuan baru yang saya peroleh. Ini pelatihan yang bagus,” katanya. “Sayang waktunya sangat singkat, jadi kita nggak ada kesempatan untuk berpikir. Cukup praktis sebagai bekal membuat liputan,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan peserta kelas audio visual. “Waktunya kurang panjang. Harusnya dari pagi sampai malam atau kalau bisa menginap jadi bisa tuntas sampai praktek,” harapnya.

tang6-_1

Kesaksian seorang peserta kelas peliputan.

Sementara dari kelas media sosial Margaretha Sylvia pelatihan ini bermanfaat. “Untuk pengelola media sosial banyak hal baru yang saya dapat, misalnya membuat desain flyer yang bagus, kapan waktu yang tepat untuk upload informasi,” katanya.

Dalam pelatihan ini Komsos Paroki Ciledug mengirimkan 10 orang, terdiri dari 4 orang untuk liputan yakni Arum Pranastuti, Margaretha Elsa, Livita Wahab, dan Karin Melinda. Untuk audio visual 3 orang, yakni Jassen Novaris, Walter Arya, dan Rafaela Chandra. Sementara untuk kelas media sosial diikuti oleh Margaretha Sylvia Calista, Bernadus Gandung, dan Margaretha Ika.

tang2-

Tim Komsos Santa Bernadet bersama Romo Balok Priyanto, OSC.

“Kebetulan yang bertindak sebagai Ketua Panitia Carolus Wahyuntoro dan narasumber liputan Bp Paulus Sulasdi adalah Tim Komsos Paroki Ciledug, jadi kami semangat mengikuti pelatihan ini,” ungkap Mbak Arum Pranastuti.

Teks: Bambang Gunadi/ Foto-foto: Jassen Novaris, Bambang Gunadi

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna