Tim Penata Ibadat Membakar Palma Kering untuk 5 Lokasi Misa di Paroki Ciledug

25 Februari 2020
  • Bagikan ke:
Tim Penata Ibadat Membakar Palma Kering untuk 5 Lokasi Misa di Paroki Ciledug
Pembakaran daun palma di Pinang Senin malam.

Tim penata ibadat Senin malam kemarin membakar daun-daun palma kering yang abunya dipersiapkan untuk 5 lokasi Misa Rabu Abu di Paroki Ciledug, yaitu Balai Metro Permata, Gereja Pinang, Sekolah Sang Timur, Sekolah Amore, dan Sekolah Abdi Siswa.

Melepas karet

Bu Larni dan Pak Yus melepas karet-karet pengikat palma.

Tim tersebut terdiri dari Bu Yosephine Sularni, Pak Damianus Triyono, Pak Fransiscus Ahmad Sunaryo, dan Pak Yulius Tugiyo yang kita kenal akrab sebagai Pak Yus. Mereka mulai mempersiapkan pembakaran daun palma kering itu sekitar pukul 18.15 di samping ruang PPRI.

Palma basah

Tiap tahun selalu terselip daun palma basah.

Kecuali mengeluarkan palma kering dari kantong-kantong plastik, mereka juga harus lebih dulu melepas karet-karet yang mengikat daun-daun palma itu. Juga daun palma basah (hijau) yang terselip di antara yang sudah kering itu harus dipisahkan.

sebelum membakar berdoa dulu sebut nama

Bu Larni, Pak Yus, dan Pak Tri berdoa sebelum membakar palma.

Menurut Pak Yus setiap tahun selipan palma basah itu selalu ada. “Mungkin ada umat yang tidak mengerti palma yang dikumpulkan,” katanya sambil tersenyum.

mulai mantik_1

Pak Triyono dan Pak Yus mulai membakar daun palma.

Kira-kira pukul 18.45 pembakaran dimulai dengan didahului doa berikut ini: Bapa yang di surga, kami mengucap syukur atas daun-daun palma yang akan dibakar ini, semoga membawa kedamaian selama misa prapaskah. Amin.

Cover dua

Pembakaran daun palma kering Senin malam kemarin.

Pembakaran baru selesai pukul 19.15 kemudian ditunggu sekitar seperempat jam sampai dingin. Sesudah itu dilakukan pengayakan abu hasil pembakaran daun palma tersebut. Karena gerimis, proses pengayakan dipindah ke dekat pintu samping gereja.

dipindah

Pengayakan dipindah ke dekat pintu samping gereja karena gerimis. 

Abu hasil pengayakan itu lalu dimasukkan ke kotak-kotak yang akan dibagikan ke 5 lokasi misa seperti disebutkan di atas, yang baru selesai sekitar pukul 20.15.

WhatsApp Image 2020-02-24 at 22.32.12

Abu dimasukkan ke kotak sesuai lokasi misa tujuan.

Begitulah proses persiapan abu yang akan digunakan untuk Misa Rabu Abu besok, Rabu 26 Februari 2020. Selamat memasuki masa prapaskah.

Teks: Ruli, ps/ Foto-foto: Ruli

Tags
Rabu abu

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna