"Pelayanan itu menyenangkan karena kita mencintainya..."

25 Februari 2020
  • Bagikan ke:
Para peserta rekoleksi di Sekolah Abdi Siswa Graharaya.

Seksi Pelatihan dan Kaderisasi (Pekad) Paroki Ciledug mengadakan rekoleksi untuk para Ketua Lingkungan, Ketua Wilayah, dan Ketua Kelompok Kategorial. Rekoleksi diselenggarakan pada hari Minggu 23 Februari 2020 bertempat di Sekolah Abdi Siswa Graharaya.

Ibu Agnes Widi Astuti Ketua Seksi Pelatihan dan Kaderisasi Paroki Ciledug

Ketua Seksi Pekad Ibu Agnes Widi Astuti.

Tema yang diangkat dalam rekoleksi ini adalah “Pelayanan Transformatif”. Menurut Ibu Agnes Widi Astuti, Ketua Seksi Pekad, rekoleksi ini diadakan karena pentingnya meningkatkan kualitas pelayanan pastoral dan kader awam. “Maka lewat rekoleksi ini diharapkan para peserta dapat meningkatkan dan membangun motivasi spiritual dan karya pelayanan bertema ‘Pelayanan Transformatif’ inilah yang kami pilih,” jelasnya.

Romo Budi Santoso, MSC, sebagai pembicara tunggal siang itu memberikan ilustrasi sederhana. “Mengemban tugas sebagai pelayan itu seperti menggendong bayi. Adakah orang yang merasa berat menggendong bayi?” tanya Romo Budi Santoso. Serentak para peserta menjawab, “Tidak!” Nah kenapa tidak merasa berat, lanjut Romo Budi, karena kita mencintainya dan menempel pada hati kita.

Romo Budi Santoso MSC membawakan materi Pelayanan Transformatif dan Kepemimpinan Transformatif

Romo Budi Santoso, MSC.

“Maka sama seperti Anda yang dipilih, entah sebagai Ketua Lingkungan, Ketua Wilayah, atau Ketua Kelompok Kategorial, kalau Anda tidak belajar untuk mencintai tugas pelayanan ini pasti akan terasa berat. Tetapi kalau Anda mau mulai membuka diri dan belajar mencintai, lambat laun akan terasa ringan dan menyenangkan,” demikian jelas Romo Budi lagi.

“Kita tidak mencintai pelayanan itu karena menyenangkan tetapi pelayanan itu menyenangkan karena kita mencintainya. Maka temukan passion Anda yakni mencintai pelayanan Anda,” imbuhnya.

130 an peserta hadir dalam rekoleksi ini

Sekitar 120 peserta hadiri rekoleksi Pelayanan Transformatif. 

Pernyataan Romo Budi ini langsung disanggah oleh salah satu peserta. “Bagaimana mungkin ini passion saya, Romo? Saya tidak pernah bercita-cita jadi Ketua Lingkungan. Saya dipilih dan dipaksa mau jadi Ketua Lingkungan.” “Ya betul!” teriak sebagian besar peserta tanda setuju.

“Ya benar pendapat Anda! Romo setuju tidak ada orang yang bercita-cita jadi Ketua Lingkungan atau Wilayah, tetapi percayalah ketika Anda dipilih Tuhan punya rencana untuk Anda,” kata Romo Budi Santoso menanggapi.

Mas Wahyu Ketua Lingkungan Fabiola 1

Ketua Lingkungan Fabiola 1 Mas Carolus Borromeus Wahyu.

“Saya dulu jadi Romo tidak pernah pingin jadi pembimbing dan menyiapkan para calon imam, tetapi terekat mengutus saya untuk pelayanan itu. Awalnya sungguh berat karena kegiatannya monoton. Itu itu saja. Bareng laki-laki semua siang dan malam. Saya belajar menerima tugas ini. Lama-lama mencintai tugas ini sehingga terasa ringan saja. Sampai sekarang sudah sekitar 9 tahun saya menjalani tugas perutusan ini,” ungkap Romo Budi Santoso yang tinggal di Provinsialat Kongregasi MSC di Jalan Hasyim Ashari Jakarta ini.

Kata Romo Budi lagi, "Berdoalah dan libatkan Tuhan dalam pelayanan Anda. Tuhan, kiranya pelayanan yang aku lakukan berkenan di hatiMu dan orang-orang yang aku layani. Kiranya pelayanan ini bisa menjadi persembahan yang harum di hadapanMu dan menjadi berkat bagi orang yang aku layani. Kuatkan dan teguhkan diriku supaya aku tetap bisa melakukan pelayanan ini dengan sukacita, kerendahan hati, sepenuh dan setulus hatiku bagi kemuliaan namaMu. Ini adalah doa seorang pelayan yang dapat Anda doakan setiap hari."

Pesertapun tersenyum saat ada peserta yang menyanggah Romo kami tidak pernah bercita cita jadi Ketua lingkungan

Tertawa mendengar seorang peserta tak bercita-cita jadi kaling.

Makna Pelayanan Transformatif

Lebih lanjut Romo Budi memaparkan bahwa pelayanan transpormatif adalah pelayanan yang mampu mengubah diri kita dan orang lain menjadi lebih baik dan benar serta kristiani. “Maka ketika Anda sudah terpilih, jangan malas berpikir dan merancang berbagai bentuk kegiatan itu yang akan menggerakan dan menghidupkan,” jelasnya.

“Yang saya dengar Paroki Ciledug ini belum memiliki gedung gereja, tetapi dengan dinamika kegiatan siang hari ini saya melihat dan merasakan Gereja yang sesungguhnya sebagai umat Allah sungguh hidup dan berkembang,” kata Romo Budi Santoso lagi.

Menginspirasi

peserta tampak serius

Para peserta tampak serius mendengarkan paparan materi.

Materi yang dibawakan dalam suasana santai dan kadang disisipi humor segar ini membuat 120-an orang peserta rekoleksi itu terlihat antusias.

“Ini sangat bermanfaat dan dekat dengan realita, serta menginspirasi dalam pelayanan saya sebagai Ketua Lingkungan,” ungkap Bp Alexius Agus Sulianto, Ketua Lingkungan Sesilia 3 yang saat itu hadir dan duduk bersama Ketua Lingkungan Sesilia 1, 2 dan 4.

Bp Yustinus Sulistyo menambahkan, “(Rekoleksi) ini bagus dan memotivasi saya di saat saya mulai ragu dalam pelayanan, dan demi kaderisasi ini penting untuk para pengurus lingkungan lainnya semisal sekretaris lingkungan dan humas.”

Panitia pelaksana Rekoleksi foto bersama

Panitia pelaksana rekoleksi foto bersama Romo Budi Santoso, MSC.

Sementara Bp Benny Fenas Koordinator Wilayah Yosef mengungkapkan, “(Rekoleksi) ini mencerahkan saya. Sebagai Korwil kadang saya males mikir, dan kadang banyak mikir susahnya dulu sebelum dicoba. Bagus banget rekoleksi siang ini,” tambahnya.

Rindu penyegaran

Bp Tomas Bambang Muharjito selaku Ketua Panitia Pelaksana Rekoleksi siang hari itu mengaku merasa bersyukur karena para peserta begitu antusias untuk mengikuti kegiatan ini sampai ada lingkungan yang mengirimkan 5 perwakilannya karena rindu untuk mendapat penyegaran dalam pelayanan.

“Dari hasil evaluasi yang disebarkan kepada para peserta banyak yang meminta kelanjutan dari kegiatan ini. Semoga ke depan Seksi Pelatihan dan Kaderisasi dapat merancang kegiatan serupa yang bermanfaat untuk menyiapkan para pelayan umat,” harapnya.

Teks: Bambang Gunadi/ Foto-foto: Bambang Gunadi, Dok Panitia

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna