Dekorasi Gereja Santa Bernadet untuk perayaan Tahun Baru Imlek Sabtu (25/1) adalah hasil kolaborasi antara panitia Imlek, tim dekorasi Wilayah Yohanes, dan tim dekorasi paroki.

Sebenarnya dekorasi itu untuk sebagian sudah mulai digunakan untuk Misa Penerimaan Sakramen Baptis dan Komuni Pertama Anak-anak Berkebutuhan Khusus, Jumat (24/1), dan baru dibongkar Minggu malam (26/1) sesudah misa Minggu petang.

Beberapa ibu dari tim dekorasi Wilayah Yohanes yang ditemui Jumat siang mengatakan bahwa dekorasi altar, lantai atas dan bawah, gua Maria, bagian kaca pintu masuk gereja, dikerjakan oleh tim dekorasi Wilayah Yohanes, sementara lampion-lampion yang digantung di dalam gereja lantai atas dan pintu masuk adalah hasil karya tim dekorasi paroki.

Mengomentari pintu masuk gereja yang digantungi lampion-lampion, seorang ibu asal wilayah Yohanes sempat berseloroh, “Gereja rasa klenteng….”

Tim dekorasi Wilayah Yohanes sebenarnya merupakan peserta terakhir lomba dekorasi Gereja Santa Bernadet. “Tetapi tertunda-tunda terus,” kata salah satu anggota tim dekorasi Wilayah Yohanes sambil tersenyum. Seharusnya giliran bulan November, tetapi diundur sampai Januari ini.

Ditanya tentang tema apa yang ingin ditampilkan, ibu tersebut menjelaskan bahwa konsep yang sejak lama dibicarakan adalah tema lingkungan hidup. “Kami tidak menggunakan bunga potong,” katanya sambil menunjuk pot-pot di dekat altar. “Sesudah selesai nanti pot-pot kita kembalikan kepada yang punya,” imbuhnya.

Artinya konsep sejak semula bukanlah Imlek. “Tetapi karena bertepatan dengan hari raya Imlek kita sesuaikan saja,” katanya lagi. Maka jadilah dekorasi perpaduan antara tema lingkungan hidup dan tema Imlek yang menampilkan properti dan pernak-pernik khas, misalnya bunga kastuba merah yang memenuhi warna Imlek dan ornamen-ornamen lainnya.

Menurut Mbak Maria, anggota tim dekorasi paroki, kolaborasi seperti itu bagus karena bisa menampung berbagai kepentingan. Artinya tim-tim dekorasi yang ada tidak harus berjalan sendiri-sendiri tetapi bekerjasama untuk kepentingan yang lebih besar.

Dan dekorasi Imlek itu terbukti bisa menyatukan kepentingan panitia, tim dekorasi wilayah, dan tim dekorasi paroki. Semuanya bekerjasama untuk umat Santa Bernadet, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.

Teks: ps/Foto-foto: Walter Arya, Maria, ps.