Romo Lamma Mengajak Umat Bernadet Membawa Romo Noel dalam Doa

27 Januari 2020
  • Bagikan ke:
Romo Lamma Mengajak Umat Bernadet Membawa Romo Noel dalam Doa
Romo Lamma dan Pak Bambang Hermanto menjenguk Romo Noel.

Di akhir misa Sabtu dan Minggu kemarin Romo Lammarudut Sihombing, CICM, menceritakan kondisi terakhir kesehatan Romo Manuel V Valencia, CICM (Romo Noel).

“Saya baru tiba kembali di Ciledug Jumat subuh lalu,” kata Romo Lamma tentang kepulangannya dari Filipina bersama salah seorang anggota DPH Pak Bambang Hermanto untuk menjenguk Romo Noel yang dirawat di sebuah rumah sakit di Kota Baguio.

Menurut Romo Lamma, Romo Noel sangat bahagia ketika dijenguk. “Tentu kebahagiaan itu tidak diungkapkan dengan kata-kata tetapi dengan ekspresi wajahnya,” kata Romo Lamma. “Romo Noel bisa berkomunikasi tetapi tidak bisa berbicara lama-lama karena menjadi cepat lelah,” imbuhnya.

“Romo Noel kini sedang berjuang untuk menghadapi penyakitnya sendirian. Selama tiga hari kami berada di rumah sakit itu tidak ada orang yang menjenguk. Ya, karena di sana dia tidak dikenal. Dia lebih banyak menghabiskan waktunya di Indonesia. Ada saudara-saudaranya tetapi usianya sudah lansia dan rumahnya jauh. Selama kami di rumah sakit itu tidak tampak saudara yang menjenguk,” cerita Romo Lamma lagi yang membuat suasana menjadi sedikit hening.

“Romo Noel sejak muda sudah berkarya di Indonesia. Dia sudah menjadi warga negara Indonesia. Romo Noel mencintai Indonesia dan Romo Noel rindu untuk pulang ke Indonesia,” lanjut Romo Lamma.

Menurut para suster perawat di rumah sakit itu Romo Noel sering mengajak bicara dalam bahasa Indonesia. "Susternya tentu menjadi bingung karena tidak mengerti. Romo Noel bingung, apalagi susternya," cerita Romo Lamma sambil tersenyum.

Rm Noel2-ok

Romo Noel.

Rindu umat Ciledug

Kemudian Romo Lamma menyampaikan pesan dari Romo Noel kepada umat Paroki Ciledug. “Romo Noel rindu kepada umat Paroki Ciledug dan ingin sekali kembali ke paroki ini. Ia berterima kasih kepada umat Paroki Ciledug yang telah menerimanya apa adanya,” katanya.

Romo Lamma juga menyampaikan permintaan maaf Romo Noel kalau selama melayani umat Paroki Ciledug banyak kekurangan. “Romo Noel minta maaf kalau selama misa sering pergi ke belakang, ya…  karena keterbatasannya. Romo Noel minta maaf kalau kotbahnya sering terlalu panjang,” kata Romo Lamma membuat sejumlah umat tersenyum tipis.

“Marilah, saudara-saudara terkasih, meskipun kita tidak bisa menjenguk langsung Romo Noel, kita bawa Romo Noel dalam doa-doa kita,” ajak Romo Lamma.

Usai misa, Romo Lamma menceritakan, kampung halaman Romo Noel dari rumah sakit tempat dia dirawat cukup jauh. “Lima jam perjalanan darat,” katanya.

Teks: ps/ Foto-foto: WAG, Hari Kristanto/KOMSOS

Tags
Romo Noel

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna