Tahun Keadilan Sosial 2020 serentak dibuka ditingkat Paroki termasuk di Paroki Ciledug Gereja Santa Bernadet. Di tingkat Keuskupan telah dilaksanakan kemarin hari Sabtu 4 Januari 2020 di Gereja Katedral Jakarta pembukaan dilakukan bersama Uskup KAJ Ignatius Kardinal Suharyo bersama Menteri Sosial Bp.Juliari Batubara dan Sekretaris Umum PP Muhamadiyah Bp.Dr.H.Abdul Mufti disaksikan para tokoh tokoh berbagai agama dari Jakarta Tangerang Bekasi dan utusan dari Paroki Paroki Se KAJ.
Sesuai dengan ARDAS KAJ 2016 – 2020 tahun ini kita sampai pada pengamalan Pancasila sila ke 5 yang berbunyi “Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Mengutip dari Injil Mat 25:31-46 `Apa yang kamu perbuat ketika aku sakit Tunawisma, lapar dan haus, tidak punya pakaian didalam penjara ?`

Penjelasan tentang Tahun Keadilan.
Patung Yesus Sakit , tunawisma, lapar dan haus serta patung Yesus tidak punya pakaian merupakan salah satu penanda gerakan pastoral evangelisasi tahun keadilan 2020 “ Amalkan Pancasila Kita Adil bangsa sejahtera”

Paus Fransiskus memberkati Patung Yesus Tunawisma.
Representasi ini untuk mengingatkan kita supaya semakin peduli kepada saudara saudara kita yang lemah , kecil , miskin tersingkir dan difabel. Kepedulian kita kepada mereka menjadi wujud iman kita mengikuti kehendak Allah “ Aku berkata kepadamu sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudaraku yang paling hina ini kamu telah melakukannya untuk Aku ( Mat 25:40)
Dengan demikian , ketika kita semakin beriman dan bersaudara kita akan semakin tergerak untuk berbela rasa. Kususnya untuk mewujudkan keadilan sosial dilingkungan dan masyarakat kita. Salah satu gerakan bersama yang akan dilakukan se KAJ adalah “Celengan Yesus Tuna Wisma”

Bentuk celengan Tahun Keadilan, konsepnya sama persis dengan celengan GESER.
Saat rapat pleno pertengahan Desember 2019 dijelaskan oleh Romo Lamma Sihombing selaku Pastor Kepala Paroki Ciledug selama tahun 2020, Celengan Yesus Tuna Wisma akan menggantikan celengan Geser yang selama ini sudah berjalan. Jadi beruntung paroki kita sudah ada celengan jadi nggak perlu repot dan persiapan lain lainnya.
Hasil dari Celengan inilah yang akan digunakan untuk membiayai aneka kegiatan selama mengisi tahun keadilan baik ditingkat paroki maupun ditingkat lingkungan atau wilayah. Polanya sama, sistemnya sama, celengannya sama tinggal tempel stiker karetin juga boleh , hanya peruntukannya yang berbeda.

Pemberkatan banner Tahun Keadilan dan Banner Yesus Tunawisma.
Selain dengan Celengan selama tahun Keadilan Sosial ini, kita juga diajurkan berdoa Malaekat Tuhan. Untuk teknisnya, setelah Salam Maria ada saat hening sebelum Marilah kita berdoa , kita hening sejenak berdoa dalam hati untuk sesama yang menderita,miskin,berkebutuhan khusus,tuna wisma,lapar dan haus,sakit ,tersingkir,dipenjara beserta keluarganya.
Selamat memasuki Tahun Keadilan semoga Tuhan memberkati seluruh niat niat kita dalam ambil bagian mewujudkan keadilan sosial dimasyarakat kita.
Text : Bambang Gunadi (Komsos)
Foto : Komsos