Tak ada yang menyangka hujan deras saat menjelang tahun baru 31 Desember sampai tgl 1 Januari 2020 ternyata membuahkan banjir luas di berbagai Wilayah di Jabodetabek. Termasuk di beberapa Wilayah yang masuk Paroki Ciledug.

Kumpulan ibu-ibu dari wilayah sekitar gereja membuat dapur umum untuk membantu korban banjir.
Kondisi ini membuat seksi PSE, juga seksi-seksi terkait, bergerak untuk memberikan bantuan. Dapur umum segera dibuat.Dimulai dari persiapan tengah malam, lalu lanjut dimulai jam 4 pagi di rumah Ibu Priharjo Lingkungan Fabiola 1, dibantu oleh Ibu-ibu lain dari berbagai Wilayah. Di antaranya Wil Monika, Petrus, Paulus. Ada sekitar 20-an ibu yang dibagi-bagi tugasnya.

Mba Arum (PSE) siap mendistribusikan bantuan berupa nasi bungkus ke lokasi terdampak banjir dengan menggunakan sepeda motor.
Ada yang memasak, memotong bahan-bahan, membungkus makanan, sekaligus mendistribusikannya, dan juga bersih-bersih. Bu Titik Amperawati dari Fabiola 1 yang diminta mengkoordinir bagian dapur umum, sementara pendistribusiannya tetap di bawah koordinasi Bu Sisil PSE.
Dapur umum sendiri menyiapkan 200 bungkus makan siang, dan rupanya tidak mencukupi untuk bisa mengcover beberapa Wilayah di sekitarnya. Jadi masih harus membeli nasi bungkus agar semua permintaan bisa di penuhi.

Logistik berupa nasi bungkus siap untuk dikirim ke lokasi terdampak banjir.
Sampai siang tadi (2/1) masih ada Wilayah yang meminta tetapi belum menerima karena masih menunggu nasi yang masih dimasak.
Bencana memang mendatangkan kepedulian dan pergerakan serentak yang membahagiakan. Semoga banjir segera selesai dan kondisi normal kembali.
Text & Foto : Arum (Komsos)