Hari Natal pertama, 24 Desember, sesudah perayaan Misa Natal kedua, umat Gereja Santa Bernadet Paroki Ciledug mendapatkan kunjungan tamu-tamu istimewa. Sejauh bisa diingat, itulah peristiwa yang terjadi untuk pertama kalinya dalam sejarah perayaan Natal di Gereja Santa Bernadet.
.jpg?1577269830663)
Mereka datang dengan penuh rasa persahabatan. Di antara mereka ada yang membawa spanduk bertuliskan "Selamat Hari Raya Natal 2019, Tahun Baru 2020". Itulah komunitas yang menamakan diri Gusdurian. Ada pula beberapa tamu lain yang datang, juga untuk mengucapkan Selamat Natal bagi umat Paroki Ciledug. Kedatangan mereka sungguh menyejukkan suasana Natal malam itu.



Gereja Santa Bernadet menerima mereka, siapapun mereka dan apapun latar belakangnya. Sebab, mereka sesungguhnya adalah sahabat-sahabat kita, sebagaimana isi Pesan Natal Bersama Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) 2019: "Hiduplah sebagai Sahabat bagi Semua Orang".

Pesan Natal Bersama PGI-KWI mengalir dari Sabda Tuhan sendiri. "Inilah perintahKu, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. Kamu adalah sahabatKu, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu." (Yoh 15:12; 14)
Teks: ps/ Foto-foto: Bambang Gunadi, Jassen Novaris/KOMSOS