Dekorasi Manten di Masa Adven Gereja Santa Bernadet

17 Desember 2019
  • Bagikan ke:
Dekorasi Manten di Masa Adven Gereja Santa Bernadet
Dekorasi altar yang ramai-meriah tetapi berwarna lembut.

Ada yang mencuri perhatian pada dekorasi altar di Gereja Santa Bernadet Sabtu-Minggu (14-15/12). Bunga-bunga di depan altar tampil ramai-meriah tetapi dengan warna-warna soft (lembut). Begitu juga di bagian-bagian lain di panti imam.

Ketika ditanya siapa yang bertugas membuat dekorasi altar itu, anggota tim dekorasi paroki, Mbak Maria, menjawab, “Tim dekorasi paroki, karena ada manten.”

dekor2-ok_1

Bunga warna merah muda (pink) menjadi aksen sukacita.

Meriah dan lembut tentu merupakan paduan yang tidak biasa. Dan dari tampilan warna-warna yang ada di sana, kreasi tim dekorasi paroki ini menarik untuk dicermati.

Dalam Liturgi Gereja Katolik, masa Adven didominasi oleh warna-warna ornamental dominan ungu. Tiga dari empat lilin Lingkaran Adven, misalnya, berwarna ungu, dan satu lilin berwarna merah muda atau pink.

dekor3-ok
Dominasi aksen warna bunga sesungguhnya tetap ungu.

Menurut katekese masa Adven, warna ungu melambangkan masa pertobatan umat dalam mempersiapkan diri menyambut kelahiran Sang Juru Selamat. Satu lilin merah muda dinyalakan pada Minggu Adven ke-3 yang disebut Minggu Gaudete atau sukacita dalam bahasa Latin. Ini melambangkan adanya sukacita di tengah masa pertobatan karena Sang Penebus akan datang.

Kalau diamati betul, aksen nuansa dekorasi bunga-bunga di depan altar itu sebenarnya lebih dominan ke warna ungu. Coba lihat, bunga warna kuat ungu di titik tengah (center) altar dengan ukuran lebih besar dari bunga-bunga lainnya, dibuat gradasi warnanya ke kiri dan ke kanan dengan kadar ungu yang semakin berkurang dan berakhir dengan warna bunga merah muda atau pink.

WhatsApp Image 2019-12-16 at 16.33.59-ok1

Lilin warna pink yang dinyalakan pada Minggu Adven ke-3 (Gaudete).

Dengan kata lain, dekorasi altar Minggu Adven ke-3 di Gereja Bernadet sesuai dengan Lingkaran Adven. Dominasi warna ungu yang melambangkan pertobatan tetap terjaga, dan aksen sukacita (Gaudete) tetap muncul.

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa warna merah menyimbolkan gairah, energi, dan kegembiraan, yang jelas mewakili ungkapan suasana sukacita peristiwa pernikahan itu sendiri. Tetapi semuanya itu oleh tim dekorasi dibuat halus dan lembut karena sukacita itu harus bersanding dengan masa pertobatan.

dekor4-ok

Sukacita pernikahan yang bersanding dengan masa pertobatan.

“Sebenarnya kami juga agak hati-hati dalam mengkonsep, agar pihak pengantin juga merasa puas dan sesuai juga dengan masa liturgi saat adven,” kata Mba Maria.

Belum diperoleh keterangan apakah penentuan tanggal misa pernikahan yang bertepatan dengan Minggu Gaudete itu kebetulan atau hasil negosiasi. Tetapi interpretasi tim dekorasi paroki yang tampak dalam penjabaran paduan warna-warna bunga di seputar altar tersebut layak diapresiasi.

Teks: ps/ Foto-foto: ps, Bambang Gunadi

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna