Meski Semangat “up and down”, Peserta Krisma Tetap Datang untuk Belajar

11 November 2019
  • Bagikan ke:
Meski Semangat “up and down”, Peserta Krisma Tetap Datang untuk Belajar
Bapak Uskup menyalami umat usai Misa Krisma, Minggu (3/11).

“Saya berharap mereka (penerima Sakramen Krisma) semakin dewasa di dalam iman dan semakin semangat melayani di manapun mereka berada,” kata Ibu Anna M Juwaryani kepada Komsos usai pelaksanaan penerimaan Sakramen Krisma di Gereja Bernadet, Minggu (3/11).

Bu Anna adalah salah satu katekis paroki yang, bersama tim katekis, terlibat secara intensif sejak awal untuk mempersiapkan para calon penerima Sakramen Krisma bersama Panitia Krisma dari Wilayah Kristoforus.

WhatsApp Image 2019-11-03 at 20.41.46-ok_2

Ketua Sie Katekese Paroki Ciledug Bp Y Roso Pramono (batik).

Tim katekis melakukan pelayanan dalam koordinasi Ketua Seksi Katekese Paroki, Bp Yohanes Roso Pramono, dan koordinator sub seksi Krisma, Ibu There. Mekanisme ini sebenarnya serupa dengan persiapan penerimaan Komuni Pertama sebelumnya.

Tanggung jawab tim katekese untuk mempersiapkan Krisma tidaklah sederhana antara lain karena basis peserta ada di beberapa sekolah, seperti Angelina, Absis, Amore, dan Sang Timur.

WhatsApp Image 2019-11-03 at 20.20.37-ok2_1

Tim katekis mempersiapkan para penerima Sakramen Krisma.

Bersama dengan panitia, tim katekese tidak hanya mengkoordinasi pembelajaran para calon penerima Sakramen Krisma, tetapi juga pengaturan jadwal pengakuan dosa, rekoleksi, gladi bersih, dan lain-lain.

“Saya merasa tidak ada kesulitan. Namun semangatnya anak-anak up and down. Ada yang semangat banget, ada yang biasa aja. Tetapi mereka terus datang belajar hingga penerimaan Sakramen Krisma,” kata Bu Anna.

anna2

Bu Anna terlibat penuh dalam jalannya Misa Krisma, Minggu (3/11).

Bersyukur

Anna3

Pak Edy (paling kanan) pagi-pagi sudah siap menyambut Uskup KAJ.

Sementara itu Ketua Panitia Krisma Antonius Edy Pramana mengaku sangat terkesan dengan pelaksanaan tugas dalam penerimaan Sakramen Krisma di Paroki Ciledug kali ini.

“Yang mengesankan adalah mendapatkan pembelajaran dan pengalaman baru karena pertama kali Wilayah Kristoforus jadi panitia acara yang tergolong besar yang diikuti oleh 148 peserta Krisma dan dipimpin langsung oleh Bapak Kardinal,” katanya.

Anna5a_1

Pak Edy ikut menyaksikan pemberkatan rosario peserta Krisma. 

“Prosesnya juga cukup panjang, dari bulan Agustus sampai sekarang (November). Dan bersyukur sekali semua orang ikut mendukung dan membantu, mulai dari bapak, ibu, dan OMK turut ambil bagian," katanya tentang kekompakan timnya.

Karena masih aktif bekerja, Pak Edy harus mengelola waktu sedemikian rupa untuk memastikan bahwa semuanya berjalan sesuai rencana. “Saya sendiri hanya punya waktu Sabtu dan Minggu,” katanya suatu ketika. Itulah sebabnya, koordinasi, pemantauan, umumnya dilakukan lewat grup WA Panitia.

WhatsApp Image 2019-11-03 at 16.26.45

Penerimaan Sakramen Krisma sukses berkat kerjasama yang baik.

Pak Edy patut bersyukur karena semua tugas kepanitiaan bisa berjalan dengan tertib dan lancar, sehingga pelayanan panitia bersama tim katekese mendapatkan banyak apresiasi.

Selamat untuk Panitia Krisma 2019 dan tim katekese yang telah bekerja keras untuk menyukseskan penerimaan Sakramen Krisma di Gereja Santa Bernadet.

Anna4-ok
OMK Kristoforus terlibat kesibukan panitia, meski tidak berseragam.

Teks: Gabriella Laraswati, Karin Melinda, ps/ Foto-foto: Kevin Meydio, Jassen Novaris, Panitia Krisma

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna