“Saya berharap mereka (penerima Sakramen Krisma) semakin dewasa di dalam iman dan semakin semangat melayani di manapun mereka berada,” kata Ibu Anna M Juwaryani kepada Komsos usai pelaksanaan penerimaan Sakramen Krisma di Gereja Bernadet, Minggu (3/11).
Bu Anna adalah salah satu katekis paroki yang, bersama tim katekis, terlibat secara intensif sejak awal untuk mempersiapkan para calon penerima Sakramen Krisma bersama Panitia Krisma dari Wilayah Kristoforus.

Tim katekis melakukan pelayanan dalam koordinasi Ketua Seksi Katekese Paroki, Bp Yohanes Roso Pramono, dan koordinator sub seksi Krisma, Ibu There. Mekanisme ini sebenarnya serupa dengan persiapan penerimaan Komuni Pertama sebelumnya.
Tanggung jawab tim katekese untuk mempersiapkan Krisma tidaklah sederhana antara lain karena basis peserta ada di beberapa sekolah, seperti Angelina, Absis, Amore, dan Sang Timur.

Bersama dengan panitia, tim katekese tidak hanya mengkoordinasi pembelajaran para calon penerima Sakramen Krisma, tetapi juga pengaturan jadwal pengakuan dosa, rekoleksi, gladi bersih, dan lain-lain.
“Saya merasa tidak ada kesulitan. Namun semangatnya anak-anak up and down. Ada yang semangat banget, ada yang biasa aja. Tetapi mereka terus datang belajar hingga penerimaan Sakramen Krisma,” kata Bu Anna.


Sementara itu Ketua Panitia Krisma Antonius Edy Pramana mengaku sangat terkesan dengan pelaksanaan tugas dalam penerimaan Sakramen Krisma di Paroki Ciledug kali ini.
“Yang mengesankan adalah mendapatkan pembelajaran dan pengalaman baru karena pertama kali Wilayah Kristoforus jadi panitia acara yang tergolong besar yang diikuti oleh 148 peserta Krisma dan dipimpin langsung oleh Bapak Kardinal,” katanya.

“Prosesnya juga cukup panjang, dari bulan Agustus sampai sekarang (November). Dan bersyukur sekali semua orang ikut mendukung dan membantu, mulai dari bapak, ibu, dan OMK turut ambil bagian," katanya tentang kekompakan timnya.
Karena masih aktif bekerja, Pak Edy harus mengelola waktu sedemikian rupa untuk memastikan bahwa semuanya berjalan sesuai rencana. “Saya sendiri hanya punya waktu Sabtu dan Minggu,” katanya suatu ketika. Itulah sebabnya, koordinasi, pemantauan, umumnya dilakukan lewat grup WA Panitia.

Pak Edy patut bersyukur karena semua tugas kepanitiaan bisa berjalan dengan tertib dan lancar, sehingga pelayanan panitia bersama tim katekese mendapatkan banyak apresiasi.
Selamat untuk Panitia Krisma 2019 dan tim katekese yang telah bekerja keras untuk menyukseskan penerimaan Sakramen Krisma di Gereja Santa Bernadet.

Teks: Gabriella Laraswati, Karin Melinda, ps/ Foto-foto: Kevin Meydio, Jassen Novaris, Panitia Krisma