Di sela-sela menemani Uskup Agung KAJ Kardinal Ignatius Suharyo makan siang di ruang PPRI, Minggu (3/10), Romo Lammarudut Sihombing, CICM, menyampaikan harapan-harapannya bagi para penerima Sakramen Krisma tahun 2019 ini.


Pertama-tama Romo Lamma, ketika ditanya tentang arti pentingnya menerima Sakramen Krisma, mengatakan, “Sakramen Krisma memberi penguatan kepada kita, murid-murid Tuhan, menjadi lebih dewasa untuk mewartakan kebaikan-kebaikan Tuhan.”
Menurut Romo Lamma, tidak ada yang spesial dari penerimaan Sakramen Krisma tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu. “Tidak jauh beda ya dengan tahun lalu. Tahun lalu (yang menerimakan) Bapa Kardinal (masih Uskup waktu itu, Red), tahun ini juga oleh Bapa Kardinal. Perayaannya kurang lebih sama,” ucapnya.


Walaupun demikian Romo Lamma menyampaikan pesan dan harapan untuk semua penerima Sakramen Krisma. “Pertama, Romo ucapkan selamat kepada teman-teman yang sudah menerima (Sakramen) Krisma hari ini,” katanya.


“Romo berharap dengan Sakramen Krisma itu kita semakin kuat, semakin dewasa, khususnya dalam hidup bermasyarakat, menggereja yang de facto kita mungkin di tempat kerja atau di lingkungan masyarakat kita kan minoritas, ya,” lanjutnya.

Karena itulah dengan Sakramen Penguatan, sambung Romo Lamma, “Kita tetap PD, tetap percaya diri, bahwa kita melakukan yang baik. Dan tetap merangkul siapa pun, walaupun berbeda agama. Dengan Sakramen ini kita diharapkan semakin dewasa.”


Pastor Kepala Paroki Ciledug Gereja Santa Bernadet itu menyampaikan ucapan terima kasih banyak kepada panitia atas pelayanan untuk mempersiapkan dari awal sampai hari penerimaan Sakramen Krisma itu. “Panitia sungguh melakukan dengan tulus, dengan kerja keras. Semoga panitia senantiasa mengalami kasih-kasih Tuhan dalam pelayanan-pelayanan selanjutnya,” harapnya.
-ok.jpg?1573501545288)
Teks: Livita Wahab/ Foto-foto: Margaretha Sylvia, Jassen Novaris, Walter Arya, Panitia Krisma 2019