Adegan video Sie Komsos
Untuk menyemarakkan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2019, Komisi Kerasulan Kitab Suci Keuskupan Agung Jakarta mengadakan Lomba Video Pendek “7 Minutes Bible”, yakni video dengan durasi maksimal 7 menit tentang tokoh atau perikop dalam Kitab Suci yang dinarasikan.
Lomba ini dilaksanakan berjenjang, mulai dari tingkat paroki untuk dipilih 1 pemenang yang selanjutnya akan mewakili paroki bersangkutan ke tingkat Dekenat, dan pemenang di tingkat Dekenat inilah yang berhak maju berlomba ke tingkat Keuskupan Agung Jakarta.
Sie Kerasulan Kitab Suci Paroki Ciledug adalah Panitia BKSN 2019 dengan Ketua Panitia Ibu Lusiana Sri Ati. Lalu dilakukanlah persiapan oleh Ibu Lusiana melalui rapat bersama Ketua Sie KKS Ibu Veronica Etty Iswanti dan Sie Komsos pada tanggal 31 Juli 2019, dan diputuskan untuk mengadakan Lomba Video 7 Minutes Bible ini.

Ibu Etty menyampaikan bahwa Sie KKS kesulitan untuk mengadakan lomba ini, sehingga minta bantuan Sie Komsos yang dipandangnya lebih mampu untuk penyelenggaraan lomba ini.
Pemenang dari lomba tersebut akan mewakili Paroki Ciledug maju ke tingkat dekenat. “Kalau sampai tidak ada peserta lombanya, mohon Sie Komsos membuat video untuk mewakili paroki,” harap Bu Etty.
Waktu mepet dan tidak mampu seringkali dijadikan alasan untuk tidak mengikuti perlombaan. Menyadari hal itu, Sie Komsos mengadakan Workshop pembuatan video pendek pada tanggal 11 Agustus 2019 dengan mendatangkan narasumber yang ahli pada bidang ini, Ibu Ita Sembiring. Tak kurang dari 35 peserta mengikuti Workshop Short Movie Inspiring Bible Quotes ini.

Di tingkat Paroki, Sabtu tanggal 24 Agustus 2019 jam 00:00 merupakan batas akhir pengumpulan video, sebab tanggal 27 Agustus 2019 materi lomba sudah harus sampai di Dekenat dan juara tingkat Dekenat tanggal 1 September 2019 akan mendapat kesempatan untuk berlomba secara on line tingkat KAJ.
Sie Komsos mulai melakukan persiapan dengan memilih tokoh yang akan diangkat, menuliskan scenario, dan penyusunan skrip. Bahkan para pemainnya pun mulai dipersiapkan dengan pemahaman cerita tokoh dan latihan narasi. Video ini akan dibuat. Sampai dengan hari Jumat 23 Agustus 2019 video yang masuk dari Paroki Ciledug sebagai peserta lomba kurang dari 3.
Waktunya tiba. Sabtu 24 Agustus 2019 jam 06.00 jumlah video yang masuk sebagai peserta lomba hanya 2! Ini berarti Sie Komsos harus segera bergerak memproduksi video yang sudah disiapkan. Waktupun ditetapkan jam 15.00. Semua pemain dan kru harus siap di lokasi untuk memulai pengambilan gambar.

Sekitar pukul 17.30 pengambilan gambar berakhir. Entah berapa kali tiap adegan harus diulang. Dari dialog yang kurang jelas atau salah pengucapan sampai gangguan bunyi motor kurir yang tiba-tiba nyelonong harus dilakukan pengulangan ambil adegan.
Kesabaran pemain dan kru sangat diperlukan. Video dengan durasi 7 menit butuh waktu lebih dari 2 jam untuk pengambilan gambar, belum editingnya. Maka benar kata Ibu Ita Sembering saat workshop, “Sejelek apapun video atau film yang anda tonton proses pembuatannya tidak sederhana, maka hargailah.”

Meski diproduksi Sie Komsos sendiri, peraturan tetap berlaku. Sabtu 24 Agustus 2019 jam 00.00 video harus selesai. Maka tugas tim editing pun tidak dapat dipandang ringan. Menggabungkan berbagai adegan dan cerita serta dibatasi durasi hanya 7 menit tidak mudah.
Nah beruntung, sebelum pukul 23.00 video telah selesai. Masalah muncul, menjelang pukul 24.00 masuk lagi 1 video. Peserta lomba jadi total ada 4 video yang diterima panitia.

Untuk menjaga netralitas dalam penjurian, tim sepakat untuk tidak mencamtumkan nama Sie Komsos dalam video ini, meskipun juri berasal dari luar Paroki Ciledug, salah satunya Ibu Ita Sembiring. Usulan datang dengan nama “Miesepanci Production”. Dan usulan ini langsung disetujui semua anggota tim. Nama ini merujuk pada kebiasaan jika tim Komsos berkumpul usai liputan, ada “mie sepanci” dari “emaknya” Komsos sebagai hidangan utamanya.

Berita gembira itu datang pada Senin, 2 September 2019, melalui video yang disebarkan oleh Romo Josep Susanto. Video dengan judul “Yusuf dan saudara saudaranya” menjadi salah satu nominasi di tingkat KAJ sebagai wakil dari Dekenat Tangerang 1. Video tersebut adalah karya “Miesepanci Production” yang tidak lain adalah Sie Komsos Paroki Ciledug, Gereja Santa Bernadet .
Pater Josep, sapaan akrabnya, dalam Bible Learning menyampaikan, “Inilah video terbaik karya masing-masing Dekenat di Keuskupan Agung Jakarta, mari kita saksikan dan berikan jempol Anda. Video dengan jempol terbanyak akan keluar sebagai pemenangnya.”

Mau Video karya Komsos Gereja St Bernadet Juara di tingkat Keuskupan Agung Jakarta? Yuk kasih jempol rame-rame…! Pada https://www.youtube.com/watch?v=tnMUDwktD2M&feature=youtu.be.
Silakan lihat videonya. (Posisi HP HORISONTAL)
Silakan buka youtube, ketik di jendela search: JUSUF DAN SAUDARA-SAUDARANYA. Lalu klik like (gambar jempol ke atas).
Teks: Bambang Gunadi/ Foto-foto, Screenshot: Sie Komsos St Bernadet