Belum Punya Gereja Bukan Halangan untuk Tetap Melayani

4 September 2019
  • Bagikan ke:
Belum Punya Gereja Bukan Halangan untuk Tetap Melayani
Mareto Evren Lie, dari Fabiola 5, peserta audisi anak Pesparani.

Pastor Kepala Paroki Ciledug Romo Lammarudut Sihombing, CICM, di akhir Misa Kudus kedua, Minggu (1/9) mengatakan bahwa Tuhan memberkati umat Santa Bernadet.

video-ok

Persiapan nonton bareng lomba video, Minggu (1/9).

Kata-kata Romo Lamma itu awalnya terkesan biasa-biasa saja, tetapi menjadi terasa istimewa ketika dikatakannya bahwa meskipun dengan fasilitas-fasilitas yang serba terbatas, umat Santa Bernadet tetap melakukan berbagai pelayanan dengan penuh semangat.

nonton-ok

Tidak terlalu banyak umat yang menonton lomba video. 

Karena hari itu memasuki bulan September, secara khusus Romo Lamma menyebutkan contoh-contoh kegiatan pelayanan yang berkaitan dengan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN), seperti lomba video BKSN yang diadakan oleh Sie Komsos.

Keempat video terpilih ditayangkan di gereja lantai atas setelah misa kedua tersebut, tetapi tidak bisa dilanjutkan karena tiba-tiba listrik mati setelah penayangan video dari Wilayah Kristoforus dan sebagian video dari Wilayah Petrus.

WhatsApp Image 2019-09-01 at 11.05.28(1)-ok_2

Lomba Family Bible bagian pertama di taman Gereja Pinang.

Apa boleh buat, satu per satu penonton, beberapa dengan wajah kecewa, meninggalkan gereja karena listrik tak kunjung hidup. Layar pun digulung kembali. Panitia memutuskan untuk menayangkan video-video itu Minggu berikutnya, sekaligus pengumuman pemenang.

Walaupun demikian, lomba Family Bible tetap berlangsung di tenda bawah dan di taman Gereja Pinang, meskipun terik matahari sangat menyengat. Pak Bambang Gunadi, Ketua Sie Komsos, yang beberapa hari sebelumnya sudah sibuk mengkomandani persiapan penayangan video yang ditunda tersebut, dengan sabar meliput lomba ini sampai selesai.

WhatsApp Image 2019-09-03 at 10.23.12-ok_2

Umat yang melayani penyelenggaraan Family Bible.

Persiapan Pesparani

Minggu, 1 September 2019, umat Santa Bernadet memang ekstra sibuk. Bukan hanya melakukan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan BKSN. Banyak orang lain terlibat dalam kegiatan berkaitan dengan persiapan Pesparani (Pesta Paduan Suara Gerejani) Katolik.

Pagi-pagi, sejak sekitar jam 06.00, beberapa orang sudah mempersiapkan audisi Pesparani untuk anak-anak di ruang PPRI. Siang harinya audisi untuk OMK. Sementara latihan lagu-lagu Gregorian pria, juga untuk Pesparani, dilakukan sehabis misa petang yang baru selesai sekitar pukul 20.30.

audisi-ok

Audisi anak-anak untuk Pesparani di ruang PPRI.

Pada hari itu juga, latihan koor OMK KKMK, tetap berjalan mulai sekitar pukul 11.00, karena mereka mesti mempersiapkan penampilan dalam acara Expo Kaum Muda untuk 4 kali misa Sabtu dan Minggu, 7-8 September, di Gereja Bernadet.

Sehabis misa beberapa anggota tim rekrutmen pemazmur melayani pendaftaran calon pemazmur baru di depan pintu gereja.

WhatsApp Image 2019-09-02 at 15.54.37-ok_1

Tim Pemazmur St Bernadet melayani pendaftar baru.

Masih ada kegiatan pelayanan lainnya, yaitu persiapan Penerimaan Sakramen Krisma di Sekolah Angelina, Karang Tengah. Malam hari itu juga di ruang PPRI ada rapat ibu-ibu Wanita Katolik RI yang baru selesai sekitar pukul 20.00.

omk4-ok_2

Bu Arum, pelatih koor OMK-KKMK

“Baru kali ini saya mengikuti kegiatan di gereja seharian sampai malam,” kata seorang bapak malam itu sambil tertawa karena mulai jam 06.00 pagi sudah harus ada di Gereja Pinang mempersiapkan audisi anak-anak untuk Pesparani. “Saya tadi pulang dua kali,” imbuhnya, menceritakan bagaimana ia bolak-balik dari gereja ke rumah dan sebaliknya karena tugas yang harus dilakukan.

omk1-ok

Gladi bersih untuk Expo Kaum Muda 7-8 September.

Gedung gereja belum ada. Fasilitas-fasilitas yang memadai untuk kegiatan umat pun masih serba terbatas, tetapi kegiatan pelayanan berjalan dengan baik. Barang kali dalam pengertian itulah orang bisa menangkap makna kata-kata Romo Lamma di akhir misa kedua itu, “Tuhan memberkati umat Santa Bernadet.”

Teks: ps/ Foto-foto, Screenshot: Sie Komsos Paroki Ciledug, Komunitas Pemazmur, SKKS St Bernadet

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna