Hari Minggu, 1 September 2019, menjadi awal untuk memasuki Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN). Pada kesempatan kali ini, Gereja St Bernadet mengadakan lomba Family Bible untuk memeriahkannya.
Panitia penyelenggara adalah Seksi Kerasulan Kitab Suci (SKKS) dengan melibatkan komunitas-komunitas berbasis Kitab Suci lainnya, seperti Emmaus Journey (EJ), peserta Kursus Pendidikan Kitab Suci (KPKS), dan anggota Seksi Kerasulan Keluarga (SKK).

Tema yang diangkat adalah “Belajar Berhikmat dari Tokoh Kitab Suci” dengan Subtema: “Umat Santa Bernadet Senantiasa Hidup dalam Damai Kebersamaan.”
Lomba yang diselenggarakan pada hari Minggu sesudah misa ke-2 di Taman Doa Pinang itu, menurut Ibu Maria Melati, yang terlibat dalam kepanitiaan, diikuti oleh perwakilan Wilayah Anna, Ignasius Loyola, Monika, Petrus, Sesilia, dan Yoseph, meskipun ada 21 Wilayah di Paroki Ciledug.
“Jadi hanya ada 6 Wilayah yang mengirimkan perwakilannya. Beruntung Wilayah Monika dan Sesilia mengirimkan 2 tim, jadi total ada 8 tim yang bertanding pada lomba ini,” ujar Bu Melati.

Ke-8 peserta keluarga itu masing-masing terdiri dari 3 orang. Mereka mengikuti perlombaan dengan antusias dan riang gembira. Adapun lomba terbagi menjadi 2 bagian, yakni di pos-pos di seputaran taman gereja dan cerdas cermat di tenda bawah.
Meskipun cuaca terik, semangat peserta untuk menyelesaikan tugas justru seperti terbakar pada sesi lomba di pos-pos, sementara cerdas cermat berjalan seru karena menguji betul pengetahuan peserta seputar ayat-ayat Kitab Suci.
Meskipun persiapan dengan waktu yang terbilang singkat, yakni 2 minggu, panitia telah memberikan yang terbaik untuk acara ini. Keterbatasan tempat serta minimnya partisipasi peserta tak mengurangi pesan yang ingin disampaikan melalui acara ini.
-ok_1.jpg?1567506950688)
"Keluarga di St Bernadet lebih mengenal Kitab Suci dan menghayati Kitab Suci dalam keluarga. Keluarga-keluarga di St Bernadet minimal lebih kompak dalam mengenal Kitab Suci," ujar Ibu Lusiana Sri Ati selaku ketua panitia menyampaikan pesan harapannya.
"Acaranya cukup kreatif, materinya bagus untuk membangun kekompakan antar anggota keluarga," ucap Bapak Agustinus, salah satu peserta dari Wilayah Yoseph.

Melalui lomba ini dipilih para pemenang yang akan mewakili Gereja St Bernadet Paroki Ciledug dalam lomba Family Bible tingkat Dekenat untuk seleksi menuju tingkat Keuskupan Agung Jakarta.
Akhirnya muncul sebagai juara 1 Keluarga Bp Agustinus Widyanus DK (Wilayah Sesilia), juara 2 Kel Bp Antonius Agung Herjunanto (Wilayah Ignatius Loyola) dan juara 3 Kel Agustinus Baru (Wilayah Yoseph). Sedangkan Kel Susanto dari Wilayah Anna meraih juara harapan.
Bp Agustinus Widyanus DK yang biasa disapa Pak Widy mengaku baru pertama kali mengikuti lomba seperti ini dan ternyata menurut dia amat seru dan menegangkan.
-ok_1.jpg?1567507085340)
“Terutama saat menyusun puzzle saya nggak ngerti ini harus nyusun gambar apa saya, dan istri hanya berusaha menyusun saja yang rapi, ternyata itu cover buku panduan BKSN dan ternyata puzzle saya benar,” kata Pak Agustinus.
“Karena waktu pelaksanaan agak siang, jadi cuaca di luar panas sekali. Beruntung anak saya, Prisia yang baru berusia lima tahun, tidak rewel bahkan sepertinya menikmati,” imbuhnya.
“Lomba Family Bible ini sebetulnya cukup menarik dan menambah pengetahuan,” ungkap seorang penonton yang enggan disebut namanya, “namun sayang tidak banyak umat yang berminat menyaksikan, bahkan untuk mendukung wilayahnya yang sedang bertanding.”

“Dari ratusan pertanyaan cerdas cermat tadi tak lebih dari 25% yang saya tahu. Seperti tadi pada babak rebutan. Karena mungkin buru-buru pencet bel, tim itu menjawab semangkuk kacang hijau dan ternyata salah. Dan saya baru tahu bahwa itu ada di Alkitab, di mana Esau rela ditukar semangkok kacang merah oleh Yakub untuk mendapatkan hak anak sulung,” katanya lagi sambil tertawa.
Selesai lomba dilanjutkan dengan penyerahan piala dan hadiah kepada para pemenang. Dalam sambutan penutupnya Ibu Veronica Etty Iswanti, Ketua Sie Kerasulan Kitab Suci, mengucapkan terima kasih kepada para keluarga yang sudah ikut berpartisipasi. Dan terimakasih kepada panitia dan para juri yang sudah menyelenggarakan Family Bible di Paroki Ciledug ini dengan baik.
“Selanjutnya juara 1, 2, dan 3 akan maju mengikuti lomba tingkat Dekenat Tangerang 1 yang akan dilaksanakan Sabtu 7 September 2019 di Gereja Helena, Curug, Karawaci, mewakili Paroki Ciledug. Tetap semangat, kita berjuang di tingkat Dekenat,” harapnya.

Semoga di tahun mendatang keluarga keluarga di St Bernadet lebih berani mengambil bagian dalam perlombaan serupa, guna mengasah kekompakan dan mempererat hubungan antar keluarga dalam mengimani Kitab Suci.
Teks: Yollanda, Bambang Gunadi/ Foto-foto: Bambang Gunadi, Maria Melati, Kevin Meydio, Yoyok