Komunitas Simeon-Hanna Bernadet Goyang Tobelo di Festival Seni & Budaya KAJ

23 Agustus 2019
  • Bagikan ke:
Komunitas Simeon-Hanna Bernadet Goyang Tobelo di Festival Seni & Budaya KAJ
Latihan hari Rabu lalu di Aula Pinang.

Komunitas Simeon-Hanna Santa Bernadet sibuk menari. Sesudah mengisi acara HUT RI Paroki Ciledug pekan lalu, Sabtu besok (24/8), bakal mengisi acara di Festival Seni dan Budaya Komunitas Pastoral Adi Yuswa se-KAJ, di Aula Siti Maryam, Gereja St Andreas Kedoya, Jakarta Barat, dengan tarian Goyang Tobelo.

WhatsApp Image 2019-08-21 at 13.23.53-ok

Rabu lalu, mereka sudah latihan bersama.

Untuk itu, mereka rajin berlatih dengan instruktur Bu Yetta Rabu lalu dan Jumat ini, dengan mendengarkan lagu Tobelo.

“Tari ini kalau tidak ada bapak-bapaknya tidak bagus,” kata Bu Yetta ketika melatih bapak-bapak di Aula Pinang, Jumat (23/8). Karena itulah, bapak-bapak dilatih secara khusus. Selama ini, jumlah ibu-ibu yang ikut latihan memang lebih banyak dari bapak-bapaknya.

fest2-ok

Goyang Tobelo, tarian persahabatan dan cinta tanah air.

Goyang Tobelo belakangan termasuk digemari sebagai tarian pergaulan. Syair lagu asal Maluku Utara ini berisi pesan menjunjung tinggi rasa persahabatan dan cinta tanah air.

fest4-ok

Instruktur tari Bu Yetta melatih langkah-langkah Goyang Tobelo.

Menurut Bu Agnes Hariyastini,  anggota Komunitas SH, merupakan kehormatan bahwa komunitas Simeon-Hanna mendapat kesempatan mengisi acara di hajatan yang dihadiri perwakilan lansia dari 60 paroki se-KAJ itu untuk mewakili Dekenat Tangerang 1. Untuk peserta festivalnya, yang mewakili adalah Paroki Curug Gereja Santa Helena.

fest5-ok

Melatih langkah tidak mudah. Ketawa kalau salah.

Bapak-bapak yang akan ikut mengisi Goyang Tobelo sepakat untuk mengenakan pakaian tradisional, surjan dan blangkon.

fest1-ok

Latihan Goyang Tobelo hari Jumat (23/8).

Diperkirakan dari Paroki Ciledug akan berangkat sekitar 25 orang warga senior, termasuk para penggembira.

Teks & Foto: Edward Joedho, ps

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna