Mengawali amanatnya sebagai Pembina Upacara pada peringatan HUT RI Ke-74, Sabtu, 17 Agustus 2019 di lapangan parkir Taman Doa Gereja Santa Berbadet Paroki Ciledug, Romo Lamma Sihombing CICM melontarkan pertanyaan, “Banggakah Anda sebagai bangsa Indonesia?”


Spontan pertanyaan itu mendapat jawaban mantap dari peserta upacara, “Bangga!” Upacara kali ini dihadiri sekitar 150 orang yang didominasi oleh warga senior. Hadir pula beberapa perwakilan wilayah dan kategorial, serta beberapa anggota Dewan Pengurus Harian Paroki Ciledug.



Petugas upacara dibantu murid SMP dan SMA Sekolah Abdi Siswa Bintaro yang terletak dikawasan Graha Raya, sekitar 4 Km dari Gereja. Siswa-siswi tersebut membantu sebagai petugas pengibar bendera, peminpin upacara, komandan barisan, protokol, dirigen, pembaca teks Pembukaan UUD 45, pembawa teks Pancasila, dan pembaca doa.


Menurut salah seorang guru pendamping Sekolah Absis, Bp Alfonsus, persiapan para petugas itu 11 hari. Ada beberapa anak yang sudah pernah bertugas dalam upacara seperti ini, namun ada pula yang baru pertama sebagai petugas upacara.

Lebih lanjut Romo Lamma menyampaikan bahwa kemerdekaan adalah milik Tuhan atau berasal dari Tuhan yang dianugerahkan kepada seluruh umat manusia. Maka tepatlah apa yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945 kemerdeaan adalah hak segala bangsa.

Peringatan HUT RI ke-74 ini mengangkat tema SDM Unggul Indonesia Maju. “Maka mari kita ambil bagian untuk mengisi kemerdekaan ini dengan membulatkan tekad dan membangkitkan rasa nasionalisme dan patriotisme dengan terlibat dalam kegiatan kemasyarakatan,” ajak Romo Lamma.

Selesai upacara peserta diajak bergembira di depan gerbang Gereja, berjoget dan bernyanyi bersama, dimotori oleh komunitas senior Simeon-Hanna.



Selain itu, ada pula pertunjukan barongsai dari Cong Jun Sin Rajeg Tangerang. Barongsai ini persembahan dari Sie HAAK untuk mendukung Wilayah Petrus yang bertindak sebagai panitia.
Teks: Bambang Gunadi/ Foto-foto: Walter Arya, Hari Kristanto, Jassen Novaris