“One… two… three…! Poco-poco… One… two… three…! Ayo jangan tegang… kaki kiri… tu… wa…” Begitulah aba-aba instruktur tari, Bu Yetta, ketika melatih senam irama komunitasnya, Simeon-Hanna, dengan salah satu lagu Gemu Fa Mi Re di Aula Pinang, Ciledug, Rabu (14/8).

Peserta pun mengikuti gerak langkah instruktur tari tersebut dengan penuh semangat dan dinamika sesuai aba-aba dan lagu yang diperdengarkan lewat music player, “le le le luk si la sol… me fa me fa sol… do do do mi do mi do… ge mu fa mi re…”
-ok.jpg?1565862145032)
Itulah salah satu gerak dan lagu yang dipersiapkan pada gladi bersih untuk mengisi acara Agustusan Paroki Ciledug, Sabtu 17 Agustus ini. Stage untuk instruktur disiapkan oleh dua bapak anggota komunitas SH, Pak Edward Joedho dan Pak Suyadi hari sebelumnya.
-ok.jpg?1565862217999)
Komunitas Simeon-Hanna Rabu itu sepakat berlatih senam irama dengan seragam. Untuk ibu-ibu atasan kebaya dan bawahan celana jeans, sedang untuk bapak-bapak baju koko, dan mereka juga mengenakan topi cowboy. Meskipun tidak semua, mayoritas memakai setelan pakaian tersebut.
Sepanjang latihan pun bapak-bapak dan ibu-ibu yang sudah oma dan opa itu pun meningkahi gerakan tarinya dengan suara-suara, “ya…huuu… ya… huuu…ya… huuu….” sambil tertawa atau pasang muka senyum tanpa dipaksa.

Menurut Bu Yetta, beberapa hari lalu, komunitas SH akan menyuguhkan lima gerak dan lagu pergaulan, Ge Mu Fa Mi Re salah satunya. Ada juga Alusi Au, Balada Pelaut, dan lain-lain. Irama lagu-lagu yang ditampilkan hampir pasti mampu mengajak orang yang mendengar ikut berdendang.

Komunitas Simeon-Hanna mendapat jadwal tampil jam 09.15-10.00. Silakan yang suka berjoget dan bergoyang ikut bergabung memeriahkan HUT RI ke-74, setelah Upacara Bendera di halaman parkir Gereja Bernadet jam 07.30.
Teks & Foto: Agnes H, ps