Sebanyak 45 orang BEPers atau peserta senam BEP berlatih bersama (Latber) di Rumah Sehat (RS) San Berna Ciledug, Jumat (2/8) dengan seragam kaos warna merah dan putih. Dari ke-45 peserta tersebut, 3 di antaranya peserta baru, termasuk 1 orang yang datang dari Yogya.

Ada 3 pelatih yang memandu latber, yaitu Bu Henny, Bu Agnes, dan Pak Martin MS yang juga pelatih BEP San Laurens, serta 3 asisten pelatih. Sementara latihan dimulai, Bu Agnes memperkenalkan BEP kepada ketiga peserta baru tersebut dan melatih gerakan-gerakannya sambil menjelaskan arti gerakan-gerakan itu.

Setelah 6 kali putaran latber BEP, pelatih memberikan beberapa catatan koreksi untuk kesalahan-kesalahan yang umum terjadi, seperti cara menggesek perut, posisi tubuh pada waktu mengambil nafas, kesinambungan gerakan satu dan yang lain, dan lain-lain.


Jumat itu Ibu Maria Sudjanadi (88) memberikan testimoni. Menyadari usianya, Bu Maria rajin periksa jantung ke salah satu rumah sakit di Ciledug. “Bukan saya sakit jantung tetapi untuk monitor saja karena saya sudah tua,” katanya. Untuk itu ada obat tertentu, sesuai anjuran dokter, yang harus dikonsumsi.

Sesudah mengikuti BEP beberapa saat, Ibu Maria mengatakan bahwa dokter menganjurkan untuk mengurangi dosis obat yang diminum pagi hari, dari 5 mg menjadi 2,5 mg. “Saya tidak cepat-cepat memberi kesaksian karena takutnya suatu saat dari 2,5 mg kembali ke 5 mg lagi,” katanya disambut tawa peserta lain.

“Tetapi sampai saat ini setiap kali dokter memeriksa saya, selalu bilang ‘Sehat… Bagus…Sehat… Bagus’,” katanya dengan tekanan disambut tepuk tangan peserta.
“Itulah kesaksian saya, sehingga saya ingin mengembangkan BEP di Pondok Lestari tetapi saya tidak boleh melatih sendiri,” kata Bu Maria Sudjanadi.


Keinginan Ibu Maria Sudjanadi untuk mengadakan senam BEP tersebut sudah lama dibicarakan dengan pelatih dari BEP KG Plus dan mendapat respons positif.

Seperti diunggah di WAG BEP San Berna oleh Mas Widiarto dari BEP KG Plus Kamis lalu, “BEP KG Plus akan memperkenalkan olah nafas - olah gerak (ON - OG) BEP (Bio Energy Power), suatu OG untuk mengumpulkan energi melalui ON yang dapat menjadi sarana penyembuhan (auto theraphy). Dengan BEP insya Allah akan tercapai sehat tanpa alat, tanpa obat.”

Pengenalan BEP tersebut akan dilaksanakan pada hari Senin, 5 Agustus, jam 09.00 – selesai di rumah Ibu Maria Sudjanadi, Pondok Lestari A5 no.15, Ciledug – Karang Tengah (rumah yang biasa untuk misa). Pihak BEP KG Plus mengundang siapa saja yang berminat untuk datang.

Khususnya bagi peserta BEP yang ikutnya belakangan, pengenalan tersebut menjadi penting, karena akan diberikan penjelasan secara lebih menyeluruh tentang BEP dan dasar-dasar pikiran yang melatarbelakanginya. Silakan datang.
Teks: ps/ Foto-foto: BEP San Berna