Wanita Katolik RI Cabang Bernadet Raih Juara 1 Lomba HUT Wanita Katolik RI Ke-95

29 Juli 2019
  • Bagikan ke:
Wanita Katolik RI Cabang Bernadet Raih Juara 1 Lomba HUT Wanita Katolik RI Ke-95
Ibu Stephanie (kedua dari kanan) dengan Sertifikat dan Piala Juara 1.

Dengan artikel liputan berjudul “Balada Lilin Sulit Mati”, Wanita Katolik RI Cabang Bernadet berhasil meraih Juara 1 Lomba Liputan Acara Peringatan HUT Wanita Katolik RI Ke-95.

Pengumuman pemenang tersebut disampaikan pada hari Sabtu,  27 Juli 2019, di Aula St Yohanes Katedral, Jakarta, bersamaan dengan puncak acara peringatan HUT Wanita Katolik RI ke-95.

Lomba dengan tema utama “Perjalanan 95 Tahun Wanita Katolik RI Menuju Bangsa yang Bermartabat” itu diadakan antar-cabang Dewan Pengurus Daerah (DPD) Jakarta, yang diikuti 32 dari 64 cabang yang ada, untuk memperebutkan Juara 1, 2, 3 dan Juara harapan 1, 2, 3.

Dihubungi Sabtu lalu, Ketua Wanita Katolik RI Cabang Bernadet Stephanie Natalia Sutedjo, yang akrab disapa Bu Fani, dengan merendah mengatakan,  “Itu karya bersama. Aku sutradara, lebih tepatnya kreator dan editor. Jadi bukan hanya sekedar karya tulis tapi liputan. Kebetulan yang kami pilih tepat sasaran dengan tema yang diminta juri.”

Inspirasi lahirnya karya

Bu Fani menceritakan bagaimana terciptanya artikel liputan yang menjuarai lomba itu. Untuk memperingati HUT ke-95, Wanita Katolik Cabang Bernadet memilih untuk mengadakan gathering dengan mengundang 40 binaan PPUK (Peningkatan Perempuan Usaha Kecil) dan 5 anak binaan GOTA, mitra kader Posyandu, serta memberikan penghargaan kepada 3 binaan PPUK yang terbaik dari segi pelunasan, binaan terlama, dan mengalami peningkatan penjualannya dan 2 binaan GOTA rangking tertinggi dan kenaikan prestasi nilai raport.

Kue ultah yang dipilih jajanan pasar sawut (lengket) yang dihias dalam bentuk tumpeng, melambangkan solidnya Wanita Katolik RI Cabang Bernadet. "Dan ketika peniupan lilin ada 'tragedi' dimana lilin tersebut  tidak mati-mati. Ternyata sengaja dikerjai rekan yang menyiapkan, yang secara kebetulan juga  melambangkan semangat Wanita Katolik RI yang tidak pernah padam, yang akhirnya peristiwa itu diangkat sebagai  judul, 'Balada Lilin Sulit Mati'," katanya.

“Sederhana sekali tapi penuh makna. Konsumsinyapun hanya nasi soto ayam panas-panas, membuat suasana semakin hangat,” kata Bu Fani lagi.

Selamat untuk Wanita Katolik RI Cabang Bernadet!

Tek: ps/ Foto: ISTIMEWA

Tags
#WKRI

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna