Cagub Banten Pasangan Calon 1 bersama umat katolik TangSel - 14 Januari 2017

20 Januari 2017
  • Bagikan ke:
Cagub Banten Pasangan Calon 1 bersama umat katolik TangSel - 14 Januari 2017

Paslon 1 Gubernur Banten bersama panitia

Menjelang perhelatan pesta demokrasi, dimana Banten akan memilih Gubernur dan Wakilnya pada tgl 15 Februari 2017 untuk periode 2017-2022, umat Katolik rupanya tidak begitu saja melewatkan peristiwa bersejarah ini. Sebanyak enam Paroki  se -Tangerang Selatan, yaitu paroki – paroki : Alam Sutera, Bintaro Jaya, Ciputat, Pamulang, Serpong, dan Bintaro mengundang pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur  di Gedung Serbaguna Laurensius Alam Sutera (14/1) dalam acara dialog masyarakat Katolik Tangsel dengan paslon Gubernur dan Wakilnya. Cuaca yang kurang bersahabat dan hujan tidak menghalagi umat untuk hadir. Acara juga dihadiri dari FKUB dan Panwaslu Banten.

Namun sayang acara ini hanya dihadiri oleh calon Gubernur saja, baik dari paslon No. 1 maupun paslon No.2. Adapun kedua calon Wakil Gubernurnya berhalangan hadir. Sesi pertama dihadiri oleh calon Gubernur Banten Dr. H. Wahidin Halim, M.Si yang pernah menjabat Walikota Tangerang.

Calon Gubernur No. 1 memaparkan pemikiran dan visi-misinya. Beliau menyatakan bahwa indikator- indikator pengelolaan pemerintahan yang lebih maju adalah adanya inovasi dalam tata kelola pemerintahan (lebih efisien, efektif, transparan, akuntabel disertai perbaikan hubungan kelembagaan dengan kabupaten / kota), dan adanya perubahan mindset atau perubahan budaya lama yang tidak sesuai dengan tuntutan masyarakat.                                  

Mandiri mengacu pada kemampuan keuangan daerah untuk mendukung dan menjalankan pembangunan daerah. Suatu daerah dikatakan mandiri bila pendapatan asli daerahnya dalam APBD cukup dominan, sehingga tidak tergantung oleh bantuan atau subsidi pemerintah pusat. Mandiri disini menunjukkan kemampuan fiskal yang cukup untuk merealisasikan berbagai program pemerintah daerah.

Akhlakul Karimah menekankan pada perilaku kehidupan masyarakat dan pemerintah yang mencerminkan penerapan nilai-nilai agama. Yakni, nilai-nilai yang sesuai dengan hakikat ketuhanan, keberadaan manusia berserta alam seisinya.

Sumber : http://www.paroki-monika.org/index.php/86-news/kegiatan-paroki/4054-cagub-bantendan-umat-katolik-tangsel-14-jan-2017

Tags

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna