“Murid Baru” Senam BEP SanBerna Berusia 77 Tahun dan 80 Tahun

12 Juli 2019
  • Bagikan ke:
“Murid Baru” Senam BEP SanBerna Berusia 77 Tahun dan 80 Tahun
TUsai latihan bersama BEP, Jumat, peserta foto bareng.

Jumat, 12 Juli 2019, Senam Bio Energy Power (BEP) mendapat dua murid baru, yaitu Bp Prapto Raharjo yang berusia 77 tahun dan Bp Sugeng yang sudah berumur 80 tahun.

Pak Prapto berasal dari Wilayah Yohanes Japos, Peninggilan Selatan, sedangkan Pak Sugeng berasal dari Wilayah Monika, Graharaya. Kedua murid baru ini mendapatkan pelatihan secara khusus oleh pelatih BEP Bp PD Subagya sebelum secara intensif mengikuti seluruh rangkaian senam.

Sugeng-Prapto-ok

Pak Bagya mengenalkan BEP kepada kedua "murid baru".

Senam BEP SanBerna hari Jumat ini diikuti oleh 32 orang. Beberapa peserta izin tidak bisa datang karena masih berada di luar kota atau ada urusan lain.

BEP2-ok_1

Pak Sugeng (depan kiri) mengikuti latber BEP pertama kalinya.

Dari waktu ke waktu, senam BEP yang sekarang diadakan tiap Jumat di Aula Pinang ini terus bertambah pesertanya meskipun hanya satu atau dua orang saja. Peserta-peserta baru ada yang ikut berlatih terus tetapi juga ada yang kemudian mengundurkan diri karena waktunya berbenturan dengan kegiatan lain, misalnya untuk orang masih aktif bekerja.

BEP6-ok_1

Bu Hera berbagi pengalaman manfaat "cubit pangkal hidung" BEP. 

BEP5-ok_2

Pelatih BEP Bu Henny dan Pak Bagya melatih bersama.

Penjelasan BEP

Teks panduan BEP memberi penjelasan sbb:

BEP adalah kombinasi olah gerak dan olah nafas yang dirancang dan bertujuan untuk mengoptimalkan tubuh agar dapat menyembuhkan diri sendiri (self-healing) tanpa alat, tanpa obat.

Olah nafas akan melipatgandakan besaran energi dalam tubuh kita. Olah gerak akan memposisikan energi besar tersebut ke bagian-bagian tubuh tertentu yang pada akhirnya membangkitkan kemampuan auto therapy atau penyembuah diri sendiri tubuh kita.

BEP4-ok

Sebanyak 32 peserta ikuti latber BEP di Aula Pinang, Jumat (12/7).

Jadi BEP memang diciptakan untuk meningkatkan substansi dalam tubuh tanpa memasukkan zat asing dalam tubuh. BEP memang dirancang untuk meningkatkan kemampuan tubuh dalam mengobati/ menyembuhkan dirinya sendiri.

BEP3-ok_2

Latihan bersama BEP SanBerna di Aula Pinang, Jumat.

Rabu lalu, 10 Juli 2019, di Gereja Laurensius ada pengenalan BEP. Seperti diinformasikan oleh Mas Widyarto di grup WA BEP SanBerna, pesertanya sekitar 30 orang. Hadir pelatih-pelatih seperti Mbak Wiwiek, Pak Trisnawanto, Osana, dan Pak Martin asal Paroki Laurensius yang biasa melatih di BEP SanBerna.

BEP7-Lauren-ok

Mas Wid dan Mbak Wiwiek mengenalkan BEP di Gereja Laurensius.

Kita doakan, semoga BEP San Lauren berkembang dan terus bertambah peminatnya..

Teks: ps, Maria Melati/ Foto-foto: BEP SanBerna/istimewa

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna