Hubertus itu wilayah terkecil, terdiri dari 2 lingkungan dengan total warga 29 KK. Hubertus 1 terdiri dari 11 KK dan di Hubertus 2 ada 18 KK. Jumlah warga 120 orang, dengan rincian 90% lansia dan saat ini 3 orang di antaranya sedang sakit berkepanjangan.
Tidak mengherankan jika sebagian kecil saja yang bisa aktif di kegiatan-kegiatan wilayah, itupun didominasi oleh ibu-ibu, sehingga kalau ada kegiatan wilayah biasanya yang menggerakkan Ibu T Ris Elly Indartini, isteri Bp Tulus Widodo, yang kebetulan sebagai Ketua Ranting WK.

Bagaimana Wilayah Hubertus mengikuti kegiatan lomba dekorasi altar? Diawali dengan menghubungi ibu-ibu yang bersedia membantu, sekaligus menginventarisir tanaman-tanaman hias yang dipunyai warga.
Karena tidak mencukupi, pinjam tetangga. Untuk melengkapi pinjam tanaman hias yang ada di gereja dan pinjam ke penghuni Kompleks Tarakanita. Kalau untuk bunga hias secara spontan beli di penjual tanaman hias.

Pelaksanaannya, bunga yang terkumpul diangkut beramai-ramai oleh ibu-ibu. Dan dimulai pekerjaan mendekor altar gereja pada hari Sabtu jam 08.00 sampai selesai.
Tema dekorasi yang dipilih oleh Wilayah Hubertus kali ini adalah "Pelayanan Sepenuh Hati dalam Keterbatasan". Jadilah dekorasi seperti yang disaksikan Umat Santa Bernadet dalam Misa Sabtu dan Minggu, 29-30 Juni 2019 lalu.

Wilayah Hubertus berharap, dalam berbagai keterbatasan, bisa mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan, dengan berlandaskan pada penghayatan semangat janda miskin seperti disabdakan Yesus sendiri:
“Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, janda miskin ini memberi lebih banyak daripada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan. Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya semua yang dimilikinya, yaitu seluruh nafkahnya.” (Mrk 12:38-44)

Dari keterbatasan kami, kami berusaha memberikan pelayanan yang terbaik bagi kemuliaan Allah dengan sepenuh hati.
Narasumber: T Ris Elly Indartini, Eko Pranowo/ Foto-foto: Wilayah Hubertus