Kronik Berita, dari Dekorasi Altar sampai Misa Novena Roh Kudus

4 Juni 2019
  • Bagikan ke:
Kronik Berita, dari Dekorasi Altar sampai Misa Novena Roh Kudus
Dekorasi altar Wilayah Elisabeth menyajikan tema Pancasila.

Wilayah Elisabeth Sajikan Dekorasi Pancasila

Bertepatan dengan peringatan Hari Kelahiran Pancasila hari Sabtu, 1 Juni 2019, peserta lomba dekorasi altar dari Wilayah Elisabeth menyajikan dekorasi altar dengan nuansa yang berkaitan erat dengan dasar negara tersebut. Di sisi kiri belakang altar (dari sudut pandang umat) dipasang simbol-simbol masing-masing dari kelima sila dengan penopang sapu lidi. Warna merah-putih mendominasi dekorasi. Sementara di bagian kanan belakang altar dipasang gambar Lambang Negara Garuda Pancasila yang juga ditopang dengan sapu-sapu lidi.

tjantoko

Silaturahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat di Warung Bang Ben.

Silaturahmi Bersama Tokoh-tokoh Masyarakat

Untuk mempererat tali silaturahmi antar umat beragama, Sie HAAK St Bernadet berinisiatif mengadakan buka puasa bersama dengan tokoh-tokoh masyarakat sekitar gereja Santa Bernadet, di Warung Bang Ben Graharaya, Minggu, 2 Juni 2019, jam 16.30-19.00. Acara ini juga dihadiri oleh pendamping Sie HAAK dari DPH, Pak Benjamin Girsang.

wil paulus-ok

Wilayah Paulus mendapat giliran jaga malam, Minggu, 2 Juni.

Jaga Malam Harian di Gereja Bernadet

Berkaitan dengan imbauan Polri agar diadakan piket keamanan di rumah-rumah ibadat sehubungan dengan situasi keamanan seputar Pemilu 2019, Sie HAAK menjadwalkan piket di lingkungan Gereja Bernadet Pinang untuk wilayah-wilayah. Hari Minggu, 2 Juni 2019, Wilayah Paulus mendapat giliran jaga malam.

DSC_0063-ok_1

Peserta Misa Novena Roh Kudus hari ke-4, Senin malam, 3 Juni 2019.

Novena Hari Ke-4, Sabda Bahagia sebagai Pedoman Hidup Berhikmat

Dalam homili Misa Novena Roh Kudus hari ke-4 Senin malam,  3 Juni 2019, Romo Manuel V Valencia, CICM memberikan renungan tentang Sabda Bahagia dari bacaan Injil Mateus 5:1-12a. Sabda Bahagia merupakan pedoman untuk melihat dunia dari sudut pandang Allah.

Orang yang kaya dari sudut pandang Allah senantiasa berbagi kasih dengan tulus, berbelarasa, tidak tergiur harta duniawi. Mereka memandang salib bukan kesia-siaan tanpa harapan, melainkan dengan harapan akhir kebangkitan mulia. Martir sebagai teladan yang mempertahankan sudut pandang Allah dengan gigih dan taruhan nyawa, sehingga menjadi yang empunya Kerajaan Surga.

Manusia berhikmat adalah mereka yang memandang dunia dari sudut pandang Allah, yang bertekun dalam iman, terus mengupayakan cara berpikir, bertutur kata, berperilaku baik, hidup dalam kepenuhan kasih Yesus Kristus, sehingga semakin menyerupaiNya.

DSC_0059-ok

Koor dan talaks Misa Novena Roh Kudus hari ke-4 oleh WKRI.

Menjadikan Sabda Bahagia sebagai pedoman kehidupan kita memerlukan terang Roh Kudus sendiri. “Hanya dengan bimbingan Allah melalui Roh KudusNya kita bisa menyerupai PutraNya yang telah menyerahkan diriNya demi harta ilahi itu, Kerajaan Allah di dunia ini,” demikian kata Romo Noel.

Teks: Tjantoko, ps/ Foto-foto: Wilayah Elisabeth, Sie HAAK, ps.

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna