Stevanus Pristi: OMK Harus Punya Mimpi

1 Mei 2019
  • Bagikan ke:
Stevanus Pristi: OMK Harus Punya Mimpi
Stevanus Pristi Wahyudono, Pendamping Sie Kepemudaan.

“OMK harus punya mimpi dan berbuat,” demikian kata anggota Dewan Paroki Pedamping Seksi Kepemudaan Stevanus Pristi Wahyudono di hadapan peserta rapat Seksi Kepemudaan Santa Bernadet di Balai Metro Permata, Minggu (28/4).

Acara tersebut dihadiri oleh Romo Manuel V Valencia, CICM, Wakil Ketua Dewan Paroki Ari Sugiya,  para anggota Orang Muda Katolik (OMK) Wilayah, Komunitas Karyawan Muda Katolik (KKMK), kordinator wilayah, ketua lingkungan, dan pendamping OMK Wilayah. Seluruh peserta rapat tercatat 82 orang.

omk2-ok

Peserta rapat Sie Kepemudaan di Balai Metro Permata, Minggu (28/4).

Pak Pristi, mantan Korwil Ignatius Loyola yang dikenal senang memfasilitasi kegiatan orang muda itu, lebih lanjut menekankan, “Kaderisasi adalah awal dari kepengurusan OMK yang nyata. OMK harus terus bergerak.”

Ketua Sie Kepemudaan Yoakim Edi Sukaryo menyampaikan harapan bahwa OMK yang masih seperti embrio harus dibimbing, karena itu ia memohon bantuan orang tua agar terus mendukung anaknya tanpa mengenal lelah.

omk3-ok_1

Eric Yogaswara dari Wilayah Kristoforus sedang berbicara.

Eric Yogaswara, KKMK dari Wilayah Kristoforus, menilai kondisi OMK sekarang. Menurut dia, OMK wilayah lebih suka bersenang-senang dibanding mengikuti kegiatan gereja.

pristi2

Rapat dihadiri juga oleh Wakil Ketua Dewan Paroki.

Sementara Octavianus Bonggo Adhisukma dari Wilayah Petrus berharap OMK Paroki mau merangkul OMK Wilayah, misalnya ada humas OMK Paroki (Sie Kep) yang mau datang sebulan sekali untuk datang ke wilayah.

Pristi1

Peserta rapat Sie Kepemudaan.

Ngobar

Ketika mendapat kesempatan bicara, Romo Noel mengatakan, “OMK harus ngobar… ngomong bareng, ke arah mana kita akan membawa OMK, harus saling menukar pikiran. Jangan segan untuk membicarakan keinginan OMK kepada pendamping, harus diungkapan.”

omk4-noel

Romo Noel: OMK harus ngobar...ngomong bareng.

“Jika ada masalah bisa dibicarakan. Anak muda lebih pintar main hape, tetapi orang tua lebih berpengalaman dalam segala hal,” imbuh Romo Noel.

Melinda, salah seorang peserta, menilai rapat itu cukup bagus karena Sie Kepemudaan sudah mau mulai membangun semangat teman-teman OMK. “Kayak merupakan awal dari kehidupan OMK yang baru, karena selama ini sepertinya OMK St Bernadet mulai kurang semangat,” katanya beberapa saat sesudah acara selesai.

Kaderisasi

Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa Sie Kepemudaan bekerjasama dengan Seksi Pengembangan dan Kaderisasi Paroki berencana untuk mengadakan kaderisasi secara bertahap sebagaimana tercantum dalam informasi visual berikut ini.

poster-ok

 

Teks: Karin, Laras/ Foto-foto: Karin, Joe Richard

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna