KMK UNTAR Baksos di Bernadet. Awas, Jangan Mager!

29 April 2019
  • Bagikan ke:
KMK UNTAR Baksos di Bernadet. Awas, Jangan Mager!
Baksos kesehatan KMK UNTAR di Pinang, Minggu (28/4).

Sebanyak 60 mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Katolik Universitas Tarumanagara (KMK UNTAR), bekerjasama dengan Sie Kesehatan Paroki Ciledug, mengadakan bakti sosial (baksos) di Gereja Santa Bernadet, Minggu (28/4), dengan 4 orang dokter.

Baksos itu mengusung tema Generous Love for Others (Cinta yang murah hati bagi sesama) seperti tertera pada kaos yang mereka kenakan. Mereka tiba di kompleks Gereja Bernadet Pinang sekitar jam 07.30, dengan 2 bus besar. Ketua Umum baksos ini adalah Nico Aprianto dan Ketua Pelaksana Vania Halim, keduanya dari Fakultas Ilmu Komunikasi.

KMK3-ok_1

Baksos kesehatan tidak hanya untuk warga Gereja Bernadet.

Selain melakukan baksos kesehatan pengobatan gratis di Aula Pinang, para mahasiswa tersebut juga mengadakan penjualan pakaian murah dan kunjungan ke rumah-rumah lansia.

Baik warga gereja maupun warga sekitar gereja kemarin silih berganti datang ke aula untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis tersebut dengan kupon, dari periksa tekanan darah, pemeriksaan atau konsultasi kesehatan, serta pengobatan lainnya.

KMK6-ok

Periksa tekanan darah.

Di sela-sela melakukan tugasnya, beberapa anggota KMK yang ditemui mengatakan, baksos kesehatan itu memang ditujukan untuk warga Katolik dan non-katolik. “Ini program KMK sendiri sih, kebetulan di dalamnya ada baksos,” kata Friscyntia yang lebih suka dipanggil Yaya.

Sementara Giovani dan Milenia Lunardi menambahkan, selain dengan 2 bus ada mahasiswa yang bawa kendaraan pribadi untuk kunjungan ke rumah-rumah lansia. “Kan tidak mungkin pakai bus kalau masuk-masuk ke rumah-rumah lansia,” kata Milenia tersenyum.

KMK5-ok

Konsultasi dan pemeriksaan kesehatan.

Hari itu rumah lansia yang dikunjungi, antara lain, di Pondok Surya dan Palem Ganda, untuk bagi-bagi sembako. Ada kelompok 6-7 mahasiswa untuk datang ke sana dan ada 6 rumah lansia yang dikunjungi. Mereka sudah mendapat informasi sebelumnya siapa saja lansia yang akan dibagi sembako dari salah satu anggota KMK yang berasal dari Paroki Ciledug.

KMk2-ok

Menunggu panggilan.

Mager

Ketika ditemui, dr Alexander Santoso, salah satu dokter yang memberi pelayanan kesehatan, mengatakan pada umumnya warga yang diperiksa mengeluh nyeri pada lutut, di ulu hati.

"Rata-rata yang menjadi keluhan, khususnya orang-orang di atas 50 tahun, adalah nyeri pada lutut, maag, tekanan darah tinggi dan kegemukan,” ujar ahli gizi yang juga dosen Fakultas Kedokteran UNTAR itu.

dr Alexok

Dokter Alexander Santoso.

Menyinggung soal kegemukan atau obesitas yang sekarang banyak dialami orang, dr Alex mengatakan bahwa penyebab utamanya adalah mager alias males gerak.

“Orang mager, males gerak, karena sekarang semua serba mudah. Tidak mau jalan cari kendaraan, karena bisa panggil ojek online, tidak mau jalan untuk beli makanan karena ada go-food, tidak mau naik-turun tangga karena ada lift, padahal kita harus gerak,” katanya. Kalau mampu harus aktif.

Geovani-ok

Claudia, Milenia, Yaya, dan Gio memeragakan kode khas KMK.

Orang senang minum manis, seperti minuman dalam kemasan yang ada gulanya, makan gorengan, tetapi tidak mau mengimbanginya dengan gerak. Akibatnya gemuk. Kecuali itu, kata dr Alex, banyak orang sadar bahwa makannya sudah berlebih tetapi tetap saja makan terus.

Idealnya untuk makan sehat, kata dokter Alex, setiap kali makan harus ada semangkok sayur dan semangkok buah.

“Kadang-kadang ibu-ibu juga salah mengerti, mengira kalau anaknya tidak gemuk itu tidak sehat, malah ada yang bilang ‘kalau gemuk kan enak dicubit’,” kata dokter dari Gereja St Maria Immaculata Paroki Kalideres itu sambil tertawa.

Ketua-ok

Ketua Pelaksana Vania Halim dan Ketua Umum Baksos Nico Aprianto.

Anak sekarang, katanya, pulang sekolah langsung pegang hape, dan kalau sudah pegang hape lalu mager. Ia mengingatkan, orang yang kegemukan akibat mager itu rentan terhadap berbagai penyakit.

BamGun-ok

Menjual pakaian murah layak pakai.

KMK7-ok

Generous Love for Others (Cinta yang murah hati bagi sesama).

Teks: ps

Foto: Kevin Meydio, Bambang Gunadi, ps.

Tags
BAKSOS
UNTAR

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna