Dalam Pekan Suci, tepatnya Senin (15/4), Emmaus Journey Remaja (EJR) Wilayah Thomas merenungkan 7 Pesan Terakhir Yesus di kayu salib (Seven Words on the Cross) untuk bekal renungan sebelum Tri Hari Suci.
Pertemuan tersebut berlangsung di Pondok Lestari, dihadiri oleh 4 remaja Wilayah Thomas dan 1 remaja dari Wilayah Sesilia, dengan fasilitator Ibu Yoanita Yenny Sutjipto. Mereka datang lengkap dengan buku dan alat tulis.
Sesuai dengan kebiasaan di pertemuan-pertemuan EJ, pertemuan dimulai dengan doa dan men-sharing-kan jurnal, yaitu ayat Alkitab beserta renungan dari masing-masing peserta.

Manakah ke-7 Pesan Yesus di kayu salib itu?
Pembahasan Seven last words Yesus tersebut adalah bagian terakhir atau final dari tahapan Emmaus Journey (mendasar, berbuah, terfokus). Mengapa penting?
”Karena Seven last words ini mengajak kita untuk memaknai kalimat singkat Yesus, yang ternyata memiliki makna yang sangat mendalam bagi batin kita, sehingga kita bisa lebih memaknai Tri Hari Suci menjelang Paskah,” kata Ibu Yenny.
Fasilitator mengajak peserta menonton penggalan film kisah sengsara Yesus sekitar 2 menit, ketika Yesus mengatakan, “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.”
Pengampunan merupakan tema yang diangkat malam itu. Fasilitator mengajak peserta memaknai arti penyiksaan Yesus, kemudian menjelaskan lebih dalam arti kalimat Yesus yang pertama itu. Setelah itu fasilitator mengatakan betapa pentingnya mengampuni orang yang bersalah.

“Pengampunan itu bisa membawa kita melupakan masa lalu dan menatap masa depan,” ujar Ibu Yenny merujuk kata-kata Yesus dalam film pendek itu.
Bagaimana kesan peserta? “Sesi 7 perkataan Yesus ini sudah pasti membuat saya harus memperbaiki diri, serta memiliki hubungan yang baik antar OMK,” ungkap Pieter Erlanda Pribadi, EJR dari Wilayah Thomas 3.
Selamat memasuki Tri Hari Suci.
Teks & Foto: Laraswati.