Ketika Yesus digantung di kayu salib oleh para serdadu beberapa saat sebelum wafatNya, orang-orang mengolok-olok Dia sambil menuding-nuding dan tertawa-tawa. Pada waktu yang sama di bagian belakang seorang wanita tak kuasa menahan tangis sambil memandangi Yesus dari jauh.
Adegan itu terjadi dalam gladi bersih Tablo atau drama penyaliban Yesus (diperankan oleh Yohanes Enno) yang dibawakan oleh orang-orang muda dari Sie Kepemudaan Santa Bernadet di tenda bawah, Rabu siang kemarin.

Sesekali sang pelatih, Mas Didit, memotong adegan yang sedang berlangsung. “Stop… stop… Suaramu kurang lantang. Ayo diulangi. Kamu harus agak mundur dan mendekatkan diri ke umat,” katanya memberi arahan.
Tablo tersebut merupakan paduan antara pentas teater dan teks Jalan Salib. Namun hanya pada bagian-bagian tertentu saja teks-teks dari ke-14 perhentian Jalan Salib dibacakan karena akting teatrikal mendapat tekanan dalam visualisasi drama penyaliban itu.

“Sebenarnya waktu latihan yang hanya tujuh minggu atau sekitar dua bulan sangat kurang. Idealnya empat sampai empat setengah bulan,” kata Mas Didit di sela-sela gladi bersih tersebut. Selama ini latihan diadakan setiap Sabtu dan Minggu,
Dengan waktu yang pendek, katanya, ada berbagai hal yang tidak bisa dilakukan secara maksimal. “Apalagi banyak di antara mereka ini yang belum punya pengalaman berakting atau pentas,” tambahnya.

Walaupun demikian toh masih terdengar nada optimistis ketika Mas Didit mengatakan, “Semangat anak-anak ini luar biasa.”
Dalam Tablo ini ada adegan yang berbeda dari Tablo yang pernah dipentaskan di Gereja Bernadet sebelumnya, yaitu koor yang khusus mengiringi Tablo dan munculnya seseorang di luar para pemain Tablo (diperankan oleh Sony) yang menyampaikan pesan-pesan reflektif.
“Haruskah setiap saat kita membuatNya menderita? Haruskah setiap saat kita membuatNya sengsara? Haruskah setiap saat Yesus mengorbankan diriNya demi kita? Lihat salib… Lihat salib… tempat Yesus tergantung,” kata Sony sambil mengajak umat untuk mengarahkan perhatian ke Yesus yang wafat di kayu salib.

Sebagai ibadat Tablo ini selengkapnya bisa kita ikuti pada hari Jumat Agung besok pagi mulai jam 07.00. (ps)
Foto-foto: Jassen Novaris, ps.