Dua Potong Taman di Depan Pintu Gereja

6 April 2019
  • Bagikan ke:
Dua Potong Taman di Depan Pintu Gereja
Sepotong taman di bawah  tangga. (Foto: Tim Dekorasi Bernadet)

Ada sepotong taman di bawah tangga pintu masuk gereja Pinang. Bukan rancangan arsitek atau seniman taman. Bukan! Usianya juga belum lama. Baru dibuat hari Rabu 3 April lalu oleh ibu-ibu tim dekorasi Santa Bernadet yang biasa mematut dan mempercantik altar setiap minggu.

Sebelumnya  di tempat itu hanya ditaruh begitu saja pot-pot ala kadarnya. Sekarang di bawah tangga-tangga menuju pintu gereja tersebut ada taman, kecil tetapi terasa lebih ramah menyambut umat yang akan memasuki rumah ibadat. Rapi dan indah.

taman5-ok

Taman kecil di tepi jalan.  (Foto: Tim Dekorasi Bernadet)

Di bagian atas, menjelang pintu masuk gereja di tepi jalan menanjak dari arah Taman Pinang, ada pula sepotong taman. Barangkali lebih kecil, tetapi tak kalah rapi dan asri dari yang di bawah tangga. Itu juga hasil karya dari orang-orang yang sama.

buyuni

Merapikan dan menata tanaman. (Foto: Bambang Gunadi)

Ceritanya, pada hari libur Isra Mi’raj, Rabu lalu, ketika orang-orang lain berlibur atau melakukan kegiatan lain, ibu-ibu dari tim dekorasi Santa Bernadet membenahi kedua bidang tanah kecil menjelang pintu masuk gereja tersebut dari jam 08.30 sampai 13.00.

Taman3-ok

Diselingi canda dan tawa. (Foto: Tim Dekorasi Bernadet)

Bu Atik dan Bu Erna yang mengajak suami, ditambah Bu Titik, Bu Karni, dan Bu Yuni, dari pagi hingga siang itu kompak membersihkan dan merapikan dua jengkal tanah tersebut dengan alat-alat kerja seperti cangkul, cetok, ember, dan peralatan gardening (bertaman) lainnya. Untuk air tinggal putar kran.

Taman1-ok

Kerja... kerja.. (Foto: Tim Dekorasi Bernadet)

Lalu pasir, pupuk, batu-batu koral, konblok untuk stepping stones, dan tanaman-tanaman dalam pot-pot mereka bersihkan dan mereka tata sedemikian rupa sehingga jadilah taman-taman kecil yang apik dan rapi. Mereka kerjakan semua itu dengan selingan-selingan obrolan, canda, dan tawa.

Taman2-ok

Peralatan bertaman lengkap. (Foto: Tim Dekorasi Bernadet)

Semuanya itu memang berawal dari kecintaan ibu-ibu tersebut pada tanaman. Mereka sudah terbiasa merawat tanaman di rumah masing-masing. Kecintaan pada tanaman itulah yang kemudian mereka bawa ke lingkungan gereja. Tadinya hanya terpusat di seputar altar, kini sudah ke bagian luar.

Terima kasih, tim dekorasi gereja!

Teks: Maria MS

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna