Merawat Tanaman Dekorasi Misa

15 Maret 2019
  • Bagikan ke:
Merawat Tanaman Dekorasi Misa

Jumat siang, 15 Maret 2019, di dekat ruang PPRI dua orang ibu tengah asyik merawat pot-pot tanaman yang biasa dipakai untuk dekorasi misa di Gereja Bernadet. Mereka adalah Bu Narto dan Bu Erna. Pak Triyono mondar-mandir membantu untuk mengangkut pot-pot tanaman itu dari dalam gereja dengan troli.

Kedua ibu tersebut adalah anggota tim dekorasi Santa Bernadet yang setiap minggu menghias altar dan sekitarnya untuk perayaan misa. Siang itu dengan telaten mereka mengganti media tanaman, membersihkan, membasahinya dengan air, dan mengatur daun-daunnya, agar segar, bersih, dan sehat.

“Media tanaman harus diganti secara berkala, baik sekam maupun tanah komposnya. Kalau yang diganti hanya sekamnya terus disirami tanaman cepat mati,” kata Bu Narto.

Pot-pot yang dirawat tersebut sebagian besar milik Bu Erna. “Dulu dua minggu sekali saya bawa pulang untuk dirawat dan dibersihkan, tetapi karena banyak berat bawanya,” kata ibu berkacamata yang tinggal di Cluster Eldora Graharaya itu dengan senyum tipis. 

Untuk merawat tanaman-tanaman tersebut, hari Jumat itu Bu Erna sengaja ambil cuti. “Cuti sehari,” katanya tanpa memandang lawan bicara karena tangannya yang bersarung itu terus  membersihkan tanaman di pot.

Menurut Bu Erna, merawat pot-pot tanaman itu  hobi. “Saya pernah membaca artikel di Kompas, kalau tidak salah, jika rajin membersihkan pot-pot tanaman seperti ini bisa mengurangi risiko terkena osteoporosis,” imbuhnya.

Beberapa waktu lalu dalam sebuah seminar mengenai dekorasi gereja, pemerhati lingkungan hidup Romo Andang L Binawan mengatakan, “Tanaman juga ingin ikut memuji dan memuliakan Tuhan. Karena itu perlu dirawat, dipupuk, dan disiram agar tetap segar dalam ibadat.”

Teks dan Foto: ps

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna