PEMBINA BIA DAN BIR SANTA BERNADET JUARA

19 Oktober 2018
  • Bagikan ke:
PEMBINA BIA DAN BIR SANTA BERNADET JUARA

Salah satu yang diperlombakan dalam Festival Kitab Suci 2018 Dekenat Tangerang adalah Lomba pengajaran untuk Bina Iman Anak dan Bina Iman Remaja  . Dalam lomba ini masing masing tim beradu kemampuan bagaimana menyampaikan gagasan agar tema yang ingin disampaikan dapat menarik dan dimengerti oleh anak anak.

Satu tubuh banyak anggota, itulah tema yang diangkat oleh Tim Pembina BIA Santa Bernadet dalam perlombaan itu. Tim yang mengikuti  perlombaan ini diwakili oleh Tim Pembina BIA dari Wilayah Ignatius Loyola.

Tim Pendamping BIA

Tema satu tubuh banyak anggota adalah tema yang sangat luas dalam arti dan maknanya. Inilah tantangannya agar sabda Tuhan Yesus ini dapat dimengerti untuk anak anak sesuai dengan usianya. Disinilah kreatifitas para Pembina dituntut agar pesan tersebut dapat tersampaikan dan dimengerti oleh anak anak.

Maka tim ini menggunakan alat paraga dari bagian tubuh kita agar mudah dan anak anak tidak bingung. Dari lima Pembina dibagi tugas ada yang berperan sebagai mata , mulut, tangan , dan kaki serta satu orang sebagai naratornya.

Tim BIA dengan alat peraga

Giliran pertama tampilah mata dengan sombongnya yang merasa paling hebat karena bisa melihat banyak hal bisa melihat lihat di mall bisa melihat Pak Jokowi naik motor. Cerita ini rupanya menjadi awal cerita yang baik , terbukti tepuk tangan dan tawa para hadirin menggema. Mendengar ini mulut nggak mau kalah akulah yang paling hebat aku bisa meniup lilin ulang tahun, bisa makan coklat dan aku bisa bernyanyi lagu Asian Games  Yo…yoayo…yoayo…yo. Tepuk tangan dan gelak tawa semakin pecah. Lalu munculah tangan sambil menggerutu kenapa sih mata dan mulut pada ribut , tangan bilang ya akulah yang paling hebat, karena tangan bisa menulis, bisa menggambar , bisa bertepuk tangan  untuk Indonesia…Indonesia, tapi yang paling seru tangan bisa bersalaman dengan Jojo….itu lho juara Bulu Tangkis Asian Games yang baru lalu. Gemuruh tepuk tangan dan tawa penonton semakin menjadi jadi. Lalu munculah kaki yang tidak mu kalah mengatakan aku juga hebat , aku bisa jalan jalan, aku bisa pakai sepatu, lalu kaki mencoba untuk meloncat loncat dan mata  bilang emang kamu bisa lompat tanpa bantuanku, lalu kaki mencoba melompat tanpa bantuan mata dan ternyata tidak bisa . Diakir kisah narator menjelaskan arti 1 tubuh bnyk anggota, bila semua dikerjakan bersama sama dan tidak memandang siapa yg paling hebat, paling penting dan lain sebagainya  maka semuanya bisa dijalani dengan baik.

Tim pendamping BIR menerima Sertifikat

Tepuk tangan dan tawa penonton dan para peserta ternyata sejalan dengan penilaian dewan juri saat pengumuman pemenang Tim Pembina BIA Santa Bernadet memperoleh Juara 1. Sementara Tim Pembina BIR yang bertanding di ruang lainnya memperoleh Juara 3.

Tim Pembina BIR Santa Bernadet yakni Kak Bisma, Kak Angelia, Kak Anggit, Kak Tatiana, dan Kak Riana. Sementara Tim Pembina BIA yakni Kak Meinaryo, Kak Emmy, Kak Anky, Kak Endah, Kak Aning.

Teks : Kak Emmy

Foto: B. Gunadi,  Aritasius

 

Tags
BIA
BIR
JUARA

Facebook Sanberna

Twitter Sanberna