Fakta dehumanisasi oleh teror kebencian, kejahatan dari sesama anak bangsa yang sangat memprihatinkan, baru-baru ini mengundang kita semua untuk bergandengan tangan.
Dalam hal ini, Gereja ingin mewujudkan jati dirinya sebagai persekutuan umat beriman yang bersatu dalam doa bagi para Bhayangkara yang telah gugur, korban luka, dan harapan akan kedamaian segenap masyarakat dan bangsa Indonesia.
“Karena itulah, Bapa Uskup (Uskup KAJ, Mgr Ignatius Suharyo-red.) mengajak seluruh Imam Paroki untuk berdoa bersama umat dalam perayaan Ekaristi, Sabtu dan Minggu, 12-13 Mei mendatang,” ungkap Sekretaris Keuskupan Agung Jakarta (KAJ), Pastor V. Adi Prasojo Pr.

5 Polisi yang menjadi korban kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, 10 Mei 2018
Ajakan tersebut dituangkan dalam surat himbauan bernomor 247/3.5.1.4/2018, tertanggal 11 Mei 2018, ditujukan kepada para Imam di Wilayah KAJ, yakni:
Tidak lupa Pastor Adi kembali mengajak “Mari kita rawat kebhinekaan dengan saling mengasihi dan menghormati sesama anak bangsa.
Sumber : http://www.hidupkatolik.com/2018/05/11/21141/himbauan-mendoakan-intensi-khusus-bagi-para-korban-peristiwa-di-mako-brimob/